Permukaan Kuku Bergelombang Sering Terjadi Akibat Faktor Ini

Kamis, 26 Februari 2026 | 08:38:12 WIB
Permukaan Kuku Bergelombang Sering Terjadi Akibat Faktor Ini

JAKARTA - Banyak orang baru menyadari kondisi kukunya saat permukaan terlihat tidak lagi halus. Garis-garis memanjang atau lekukan di kuku sering memicu rasa khawatir, apalagi jika tampilannya makin jelas dari waktu ke waktu. 

Kondisi ini dikenal sebagai kuku bergelombang dan kerap dikaitkan dengan proses alami tubuh maupun faktor kesehatan tertentu.

Walau sering bikin kurang percaya diri, kuku bergelombang sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada lansia. Gelombang pada kuku ditandai dengan adanya garis memanjang atau melintang di permukaan kuku. Garis tersebut bisa berbentuk vertikal dari pangkal ke ujung kuku atau horizontal menyamping.

Banyak faktor yang memengaruhi munculnya gelombang pada kuku. Sebagian berkaitan dengan proses penuaan alami, sementara sebagian lain bisa dipicu kondisi kesehatan tertentu atau kebiasaan perawatan kuku. Karena itu, mengenali penyebabnya penting agar langkah perawatan yang dilakukan tepat sasaran.

Dengan memahami faktor pemicu serta cara pencegahannya, kamu bisa menjaga kuku tetap sehat dan mengurangi risiko permukaan kuku tampak tidak rata. Berikut rangkuman penyebab kuku bergelombang dan langkah sederhana untuk mencegahnya.

Gambaran Umum Kuku Bergelombang

Kuku bergelombang adalah kondisi ketika permukaan kuku memiliki garis atau lekukan yang tampak jelas. Garis ini bisa memanjang secara vertikal dari pangkal ke ujung kuku, atau melintang secara horizontal di bagian tertentu.

Meski sering dikaitkan dengan masalah kesehatan, kondisi ini tidak selalu berbahaya. Pada banyak kasus, gelombang kuku muncul seiring bertambahnya usia karena regenerasi sel tubuh melambat sehingga permukaan kuku tidak lagi sehalus saat muda.

Namun, ada pula kondisi lain yang memengaruhi pertumbuhan kuku, mulai dari masalah kulit, gangguan hormon, hingga trauma pada kuku. Karena itu, penting untuk melihat pola dan perubahan yang terjadi pada kuku dari waktu ke waktu.

Faktor Alami Dan Perubahan Tubuh

Melansir laman Cleveland Clinic, setidaknya terdapat lima faktor utama yang menjadi penyebab kuku bergelombang. Faktor pertama adalah penuaan normal. Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel dalam tubuh berjalan lebih lambat sehingga permukaan kuku tidak lagi sehalus sebelumnya.

Garis vertikal tipis pada kuku yang membuat tampilan visualnya tampak bergelombang sering muncul sebagai bagian dari proses alami ini. Bila demikian, kondisi tersebut umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan khusus.

Selain itu, kondisi kulit tertentu juga memengaruhi kesehatan kuku. Kulit yang sangat kering dapat berdampak pada area kuku dan kutikula. Ketika jaringan di sekitar kuku mengalami gangguan, pertumbuhan kuku ikut terpengaruh sehingga muncul garis vertikal di permukaannya.

Kondisi Medis Dan Kebiasaan Perawatan

Penyakit tiroid, terutama hipotiroidisme, termasuk salah satu penyebab kuku bergelombang yang perlu diwaspadai. Pada kondisi ini, kuku bisa menjadi lebih tebal, rapuh, dan mudah patah. Bentuknya terkadang terlihat lebih membulat dengan ujung jari tampak sedikit bengkak.

Selain faktor medis, kebiasaan perawatan kuku juga berperan. Penggunaan kuku palsu atau gel manicure dalam jangka panjang dapat melemahkan struktur kuku. Proses pengikisan berulang serta paparan bahan kimia tertentu membuat permukaan kuku menjadi tidak rata.

Kondisi lain yang juga memicu gelombang kuku adalah cedera. Trauma seperti jari terjepit pintu atau tertimpa benda keras bisa mengganggu pertumbuhan kuku. Setelah cedera, kuku yang tumbuh kembali dapat menunjukkan garis horizontal atau lekukan yang cukup dalam.

Langkah Perawatan Dan Pencegahan

Jika tidak ditemukan kondisi medis tertentu, kamu bisa melakukan perawatan sederhana untuk menjaga kesehatan kuku dan mencegah risiko munculnya gelombang pada kuku.

1. Gunakan pelembap secara rutin
Oleskan pelembap pada kuku dan kutikula setiap hari, terutama bila kulit cenderung kering agar jaringan di sekitar kuku tetap terhidrasi.

2. Rawat kuku sebelum tidur
Setelah memakai krim tangan atau kaki, kenakan sarung tangan atau kaus kaki berbahan katun agar kelembapan bertahan lebih lama.

3. Hentikan kebiasaan menggigit kuku
Menggigit kuku atau memotong kutikula terlalu dalam dapat merusak jaringan di sekitar kuku. Meski sering dilakukan tanpa sadar, kebiasaan ini perlu dihentikan agar bentuk kuku tidak makin bergelombang.

4. Potong kuku dengan teknik yang tepat
Cara memotong kuku yang tepat adalah mengikuti bentuk jari tangan dan kaki. Kuku tangan dipotong sedikit melengkung mengikuti ujung jari, sedangkan kuku kaki dipotong lurus untuk mengurangi risiko cedera.

5. Lindungi kuku dari bahan kimia
Jika membersihkan rumah atau menggunakan bahan kimia keras, gunakan sarung tangan agar kuku tidak terpapar cairan pembersih yang bisa melemahkan struktur kuku.

Dengan perawatan yang konsisten, kuku dapat tumbuh lebih sehat dan risiko gelombang pada permukaan kuku bisa diminimalkan. Memperhatikan perubahan pada kuku juga membantu mendeteksi lebih dini bila ada kondisi kesehatan tertentu yang perlu ditangani.

Terkini

Geliat Akuisisi Emiten Awal 2026 Dari BABY Sampai PTRO

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:12:36 WIB

Ekspansi Fore Buka 100 Gerai Kopi Dan Donut 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:12:30 WIB

Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja - Kutoarjo 26 Februari 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:12:29 WIB

Jadwal Lengkap KA YIA Xpress Tugu Bandara 26 Februari 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:12:25 WIB