Pertamina Amankan Pasokan BBM Hingga Rest Area Lebaran Mudik

Kamis, 26 Februari 2026 | 08:38:21 WIB
Pertamina Amankan Pasokan BBM Hingga Rest Area Lebaran Mudik

JAKARTA - Menjelang puncak arus mudik Lebaran, perhatian publik tertuju pada kesiapan infrastruktur dan layanan penunjang perjalanan jarak jauh. Lonjakan mobilitas masyarakat setiap tahun kerap diiringi kekhawatiran soal kelancaran pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak di jalur utama dan kawasan peristirahatan. 

Situasi ini menuntut kesiapan operator energi nasional agar kebutuhan pemudik tetap terpenuhi tanpa hambatan, sekaligus memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Di tengah dinamika tersebut, PT Pertamina (Persero) menyiapkan pengamanan pasokan energi nasional menjelang Idulfitri 2026 M/1447 H untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Pengamanan dilakukan mulai dari ketersediaan stok bahan bakar minyak, pengawasan distribusi, hingga peningkatan layanan di jalur mudik dan rest area. 

Langkah ini diarahkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM, khususnya di titik-titik rawan kepadatan lalu lintas yang menjadi jalur utama pemudik. Selain memastikan kecukupan stok, perusahaan juga menyiapkan skema pengawasan distribusi agar tidak terjadi gangguan pasokan di lapangan. 

Penguatan layanan di SPBU dan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dari strategi ini. Dengan pengalaman pengamanan energi pada periode Lebaran tahun-tahun sebelumnya, Pertamina memetakan potensi titik krusial yang memerlukan perhatian lebih, termasuk jalur tol utama dan kawasan penyangga di sekitar rest area.

Aktivasi Satgas Ramadan Dan Idulfitri

Sebagai bagian dari strategi pengamanan, Pertamina akan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang beroperasi 24 jam selama periode Ramadan hingga puncak arus balik Lebaran.

“Nanti insyaallah di minggu depan kita akan launching Satgas. Dan semua tim Satgas itu akan bekerja selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita.

Keberadaan Satgas RAFI diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam memastikan distribusi energi tetap lancar di tengah peningkatan konsumsi selama musim mudik. Tim ini bertugas memantau ketersediaan stok, mengoordinasikan distribusi di lapangan, serta merespons cepat apabila terjadi kendala pada jaringan pasokan BBM maupun avtur.

Fokus Keselamatan Dan Kenyamanan Pemudik

Selain aspek pasokan, Pertamina juga menaruh perhatian pada faktor keselamatan perjalanan pemudik, khususnya pengguna kendaraan pribadi.

Perusahaan mengimbau masyarakat melakukan perencanaan perjalanan secara matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan kecukupan BBM sebelum berangkat.

Imbauan ini ditujukan untuk menekan risiko gangguan di perjalanan yang kerap dipicu oleh kendaraan tidak prima atau kehabisan bahan bakar di jalur padat. Pertamina mendorong pemudik memanfaatkan fasilitas SPBU di sepanjang jalur mudik untuk melakukan pengecekan awal, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Jaminan Avtur Untuk Penerbangan Lebaran

Untuk sektor aviasi, Pertamina menjamin kualitas dan kontinuitas pasokan avtur melalui pengawasan mutu (quality control) yang ketat.

AFT Halim Perdanakusuma disebut siap melayani kebutuhan penerbangan komersial hingga VVIP dengan mengacu pada standar nasional dan internasional.

Kesiapan pasokan avtur menjadi krusial mengingat periode Lebaran juga diiringi lonjakan penumpang transportasi udara. Pengawasan mutu dilakukan untuk memastikan kualitas bahan bakar tetap terjaga, sehingga keselamatan penerbangan dapat terjamin selama periode padat mobilitas.

Layanan Di Jalur Mudik Dan Rest Area

Di jalur darat, Pertamina menyiapkan fasilitas pendukung di sejumlah SPBU, termasuk Serambi MyPertamina dan Pos BBM, yang dapat dimanfaatkan pemudik sebagai area istirahat.

Fasilitas tersebut diharapkan membantu pemudik menjaga kondisi fisik selama perjalanan jauh.

Selama masa operasional Satgas RAFI, Pertamina akan memantau layanan dan distribusi energi secara real time, termasuk melalui kanal media sosial dan layanan pelanggan Pertamina Call Center 135.

“Jadi artinya aktif kami monitor semuanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyaraka,” tutupnya.

Terkini