JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idulfitri, mobilitas masyarakat biasanya meningkat drastis karena tradisi mudik yang dilakukan setiap tahun.
Jutaan orang melakukan perjalanan dari kota tempat bekerja menuju kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Kondisi ini sering kali membuat biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran terbesar bagi masyarakat selama periode mudik.
Untuk membantu meringankan beban tersebut, pemerintah menyiapkan berbagai program diskon transportasi pada masa mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan menekan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi domestik melalui peningkatan mobilitas antarwilayah.
Berbagai moda transportasi mendapatkan stimulus dalam program ini, mulai dari kapal laut, kereta api, pesawat, hingga transportasi penyeberangan dan jalan tol. Diskon yang diberikan pun bervariasi, mulai dari potongan harga tiket hingga pembebasan biaya tertentu di pelabuhan penyeberangan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi yang terjangkau selama masa mudik.
Program Diskon Transportasi Laut Untuk Mudik Lebaran
Pemerintah menyiapkan berbagai program diskon transportasi selama periode mudik Lebaran guna meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong mobilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, untuk transportasi laut, pemerintah memberikan diskon 30% untuk kelas ekonomi pada seluruh trayek kapal PSO milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).
Program ini berlaku selama 26 hari, mulai 11 Maret hingga 5 April, dengan target melayani sekitar 445.534 penumpang.
“Ini berlaku selama 26 hari, 11 Maret hingga 5 April 2024 ini. Targetnya 445.534,” katanya.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang menggunakan transportasi laut untuk pulang ke kampung halaman dengan biaya yang lebih terjangkau.
Stimulus Tiket Kereta Api Dan Pesawat Domestik
Selain sektor transportasi laut, pemerintah juga memberikan stimulus pada sektor perkeretaapian dan penerbangan domestik. Kebijakan ini bertujuan memberikan pilihan transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik.
Menurut AHY, pemerintah memberikan diskon 30% untuk seluruh kereta api kelas ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia, di luar kereta yang sudah bersubsidi.
Diskon tersebut berlaku selama periode 14 Maret hingga 29 Maret atau sekitar 16 hari dengan target melayani sekitar 1,2 juta penumpang.
Pada sektor penerbangan, pemerintah juga meningkatkan insentif agar harga tiket pesawat domestik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.
Jika pada periode Lebaran sebelumnya diskon berada di kisaran 13–14%, tahun ini potongan harga tiket pesawat ditingkatkan menjadi sekitar 17–18% untuk penerbangan domestik kelas ekonomi.
Target Jutaan Penumpang Manfaatkan Program Diskon Mudik
Program diskon tiket pesawat ini berlaku untuk penerbangan pada periode 14–29 Maret, sementara pembelian tiket telah dibuka sejak 10 Februari.
Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 3,3 juta penumpang selama masa mudik Lebaran tahun ini.
“Sebelumnya juga sudah disosialisasikan kepada masyarakat, tapi bagus kalau kita bisa perkuat lagi melalui momen ini. Targetnya 3,3 juta penumpang,” ucapnya.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang dapat melakukan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih ringan.
Selain itu, distribusi penumpang di berbagai moda transportasi juga diharapkan dapat berjalan lebih merata sehingga tidak terjadi penumpukan yang berlebihan pada satu jenis transportasi tertentu.
Diskon Penyeberangan Dan Tarif Tol Selama Periode Mudik
Selain moda transportasi laut, kereta api, dan pesawat, pemerintah juga memberikan insentif pada transportasi penyeberangan.
PT ASDP Indonesia Ferry menerapkan diskon 100% untuk jasa kepelabuhanan di 14 pelabuhan penyeberangan selama periode 12–31 Maret. Jika dihitung secara agregat, kebijakan ini setara dengan diskon tarif sekitar 21,9%.
Beberapa lintasan utama yang termasuk dalam program ini antara lain Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, serta Kayangan–Pototano. Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30% di 25 ruas jalan tol selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Potongan tarif ini berlaku pada 15–16 Maret serta 26–27 Maret sebagai bagian dari strategi untuk mengurai kepadatan lalu lintas agar tidak seluruh kendaraan menumpuk pada puncak arus mudik dan arus balik.
“Ini lagi-lagi dengan semangat kita mengurai kemacetan, diberikan diskon di tanggal-tanggal tersebut, sehingga kita bisa mengurai kemacetan, sehingga tidak semua tertumpuk pada puncak-puncaknya tadi,” jelasnya.
Melalui berbagai program diskon transportasi ini, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, terjangkau, serta nyaman bagi masyarakat yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.