Strategi Ekspansi Rumah Sakit, Murni Sadar (MTMH) Bidik Tumbuh 20%

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:22:01 WIB
Emiten rumah sakit PT Murni Sadar Tbk (MTMH).

JAKARTA - Emiten rumah sakit PT Murni Sadar Tbk (MTMH) atau pengelola Murni Teguh Hospitals membidik pertumbuhan kinerja sebesar 20% hingga akhir tahun 2026, baik dari top line maupun bottom line

Direktur PT Murni Sadar Tbk, Sharon Hanmy Angel, mengatakan bahwa ekspansi rumah sakit baru di lokasi strategis menjadi fokus utama perusahaan tahun ini. 

Strategi ini salah satunya diwujudkan melalui proyek Murni Teguh Gama City di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang baru saja melakukan groundbreaking

"Melalui proyek ini, kami akan membangun the largest hospital in Sumatera dengan target kapasitas 1.000 patient beds," jelasnya dalam paparan publik secara virtual, Jumat (12/6/2026).

Selain itu, Murni Sadar juga tengah mengembangkan proyek Murni Teguh Ciledug, Tangerang, untuk menambah kapasitas rawat inap, poliklinik, ruang operasi, serta fasilitas kemoterapi. 

Perusahaan juga sedang mengembangkan fasilitas untuk proyek Murni Teguh Susanna Wesley, Horas Insani, hingga Rosiva di Medan, serta Murni Teguh Eria di Pekanbaru. 

"Melalui pengembangan ini, kami optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat posisi perusahaan dalam industri layanan kesehatan nasional," kata Sharon.

Selain ekspansi, Sharon menyebut perusahaan juga melakukan efisiensi operasional melalui optimalisasi proses bisnis dan digitalisasi layanan kesehatan. 

Perusahaan pun terus menambah alat kesehatan serta teknologi medis modern guna mendukung layanan yang lebih cepat. 

"Recently kami juga telah mengoperasikan robotic surgery yang merupakan yang pertama di Sumatera Utara," ujarnya. Dengan strategi tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 20%, baik dari sisi pendapatan, laba bersih, maupun EBITDA. 

MTMH juga berharap dapat mencapai pertumbuhan kunjungan pasien rawat inap dan rawat jalan sebesar 20% dibanding tahun lalu.

Berdasarkan tinjauan operasional, hingga tahun 2025 perusahaan mengelola 11 rumah sakit dengan 1.326 tempat tidur. 

Pada tahun lalu, tingkat okupansi tempat tidur berada di level 50%, turun dari posisi 55% pada 2024. 

Adapun berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2026, pendapatan MTMH tercatat sebesar Rp 380,1 miliar, naik 22,9% secara tahunan (yoy) dari Rp 309,38 miliar. 

Sementara itu, laba bersih yang diraup sebesar Rp 10,84 miliar, atau menurun 21,6% yoy dari Rp 13,82 miliar.

Terkini