Program Gentengisasi Pemerintah Gerakkan Sektor UMKM Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:39:32 WIB
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (tengah).

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menyatakan bahwa program gentengisasi tidak sekadar ditujukan untuk memperbaiki kualitas tempat tinggal, tetapi juga demi memberikan stimulus ekonomi langsung bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menambahkan bahwa agenda ini menjadi langkah konkret dari jajaran pemerintah guna memastikan proyek penyediaan rumah layak bagi masyarakat berjalan selaras dengan penguatan finansial warga lewat pemanfaatan produk-produk lokal.

"Program gentengisasi merupakan inisiatif Presiden Prabowo agar pembangunan rumah layak tidak hanya berfokus pada fisik hunian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM," ujar Qodari di Auditorium Bakom, Jakarta, Rabu.

Skema pengerjaan ini, lanjut dia, telah disatukan ke dalam sistem Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta ditetapkan sebagai agenda prioritas dalam menyukseskan gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Pelaksanaan program ini diawali secara resmi pada 11 Maret 2026 yang berpusat di Sentra UMKM genteng Jatiwangi, Majalengka. Dalam peresmiannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas belasan truk berisi puluhan ribu genteng hasil produksi lokal.

Hingga saat ini, total pengiriman yang sudah terealisasi mencapai puluhan truk dengan nilai komitmen dari sektor swasta, pemerintah daerah, serta pusat yang menyentuh angka miliaran rupiah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah menganggarkan dana khusus untuk melakukan renovasi ratusan rumah warga beserta potensi penambahan anggaran sokongan ke depannya.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Majalengka menetapkan target perbaikan untuk ribuan rumah tidak layak huni yang tersebar di wilayah tersebut dengan alokasi dana yang disesuaikan.

Sementara itu, lewat program BSPS dari pemerintah pusat, bantuan juga difokuskan untuk ratusan unit hunian di wilayah Majalengka dengan proyeksi anggaran yang matang.

"Total komitmen pembelian genteng dari berbagai program ini mencapai Rp3 miliar yang seluruhnya diarahkan untuk menyerap produk UMKM pengrajin genteng lokal," kata Qodari menjelaskan.

Terkini