JAKARTA - Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meminta para lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama masa pendidikan demi memajukan organisasi TNI AU.
Pernyataan ini disampaikan Tedi saat memberikan pengarahan di acara penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 yang diselenggarakan di Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/6).
"Pendidikan Seskoau merupakan bagian penting dari proses pembentukan kepemimpinan perwira TNI Angkatan Udara," kata Tedi dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Kamis.
Tedi menjelaskan bahwa TNI AU akan menghadapi berbagai tantangan ke depan seiring dengan kemajuan teknologi militer, perang kognitif, serta dinamika ancaman yang kian kompleks.
Untuk menjawab beragam tantangan tersebut, Tedi menekankan bahwa TNI AU memerlukan sosok perwira yang memiliki wawasan luas, berintegritas tinggi, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Ia berharap melalui pendidikan di AAU, para perwira memiliki modal tersebut agar TNI AU tetap eksis dan relevan sebagai penguat pertahanan udara nasional di masa depan.
"Melalui pendidikan ini, para perwira dibekali dengan kematangan berpikir, ketajaman analisis, serta tanggung jawab yang semakin besar dalam menghadapi tuntutan tugas ke depan," tambah dia.
Oleh sebab itu, Tedi mendorong para lulusan AAU agar terus belajar serta mengembangkan potensi diri demi menjadi pemimpin masa depan yang mampu memajukan organisasi TNI AU.
Pendidikan Seskoau Angkatan ke-64 ini diikuti oleh 100 perwira yang terdiri dari 84 perwira TNI AU, dua perwira TNI AD, empat perwira TNI AL, tiga perwira Polri, serta tujuh perwira dari negara sahabat.
Pada kesempatan tersebut, Mayor Pnb Nehemia Anang Wijaya berhasil meraih predikat Widyatama sebagai lulusan terbaik, sedangkan Mayor Pnb Kustaman Dwilukman meraih predikat Sastratama untuk karya tulis militer terbaik.
Penghargaan bagi pasis tamu penulis karya tulis militer terbaik diraih oleh Mayor Laut (T) Raswanto Agustian, sementara penghargaan bagi pasis mancanegara diberikan kepada Major Md Johari Bin Md J dari Malaysia.