JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menyatakan bahwa perguruan tinggi memegang peran vital sebagai katalisator dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs).
“Upaya percepatan pencapaian target SDGs memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Perguruan tinggi merupakan salah satu platform SDGs yang berperan penting sebagai katalisator pencapaian target SDGs,” katanya dalam agenda SDGs Center Conference 2026, di Jakarta, Kamis.
Kepala Bappenas menekankan agar kampus dapat menghasilkan riset yang berdampak positif bagi lingkungan serta menyusun kurikulum yang relevan agar berfungsi sebagai laboratorium hidup bagi mahasiswa.
Dampak kontribusi perguruan tinggi Indonesia terhadap SDGs, baik di tingkat nasional maupun global, tercermin melalui pengukuran kinerja dalam Times Higher Impact Ranking.
Sebanyak 10 perguruan tinggi nasional telah masuk dalam pemeringkatan The Impact Rankings 2025, termasuk Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, serta sejumlah kampus ternama lainnya.
SDGs Center yang kini telah berjejaring melalui Indonesia SDGs Center Network (ISCN) diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan berkelanjutan ke depan.
Lembaga ini juga diharapkan menjadi pusat pengembangan kewirausahaan melalui SDGs Entrepreneurial Center (SDC) untuk meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan terkait.
“Dalam konteks seperti ini, SDGs Center sebagai katalisator dalam pembangunan berkelanjutan, dan ini bisa menjadikan para pihak (terlibat) dalam program SDGs Action Register dan SDGs Action Certificate. Platform ini bertujuan untuk mengukur kontribusi institusi dalam pencapaian SDGs, sehingga berbagai peran institusi tersebut bisa diakui secara transparan dan akurat,” kata Rachmat Pambudy.