Bappenas: Capaian Target SDGs Indonesia Lampaui Rata-rata Dunia

Kamis, 25 Juni 2026 | 19:53:01 WIB
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan capaian target SDGs Indonesia.

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Rachmat Pambudy, menyebut bahwa pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia sudah menunjukkan performa yang cukup baik dibandingkan banyak negara lainnya.

“Indonesia mungkin capaiannya cukup bagus. Kalau rata-rata dunia itu capaiannya 20 persen atau kurang dari 20 persen, Indonesia di atas 60 persen. Karena itu, peran SDGs Center di universitas sangat perlu kami tingkatkan supaya peran kami tidak berhenti di atas 60 persen,” ungkapnya dalam acara SDGs Center Conference 2026 di Jakarta, Kamis.

Pencapaian SDGs dipandang sebagai tonggak strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. Sejak 2022, pemerintah terus memperkuat fondasi transformasi ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan daya saing nasional agar Indonesia mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).

Kepala Bappenas menekankan pentingnya menuntaskan berbagai persoalan mendasar seperti ketimpangan, kemiskinan, serta akses air bersih sebagai prioritas pembangunan yang kritis dalam dua dekade mendatang.

“2045 tinggal 19 tahun lagi, tinggal tidak lebih dari 20 tahun. 20 tahun kan adalah masalah yang kritis, karena kalau kami tidak selesaikan persoalan hari ini, persoalan ketimpangan, kemiskinan, kelaparan, masalah air bersih, masalah-masalah yang lain yang sifatnya mencapai kebutuhan pokok, maka pencapaian target SDGs ke depan harus menjadi tonggak penting, khususnya di dalam rangka pencapaian kebutuhan-kebutuhan dasar yang hari ini harus kami tuntaskan,” tegasnya.

Hingga kini, Indonesia tercatat telah mencapai 62,7 persen atau 153 dari 244 indikator SDGs. Meski demikian, masih terdapat 59 indikator yang memerlukan percepatan khusus, serta 40 indikator lainnya yang masih memerlukan pemutakhiran data guna memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai rencana hingga 2030.

Terkini