Kepala Bappenas Tekankan Peran Strategis Kampus dalam Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 | 20:01:02 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy.

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Rachmat Pambudy, menyatakan bahwa perguruan tinggi merupakan harapan utama dalam mengawal agenda pembangunan nasional.

“Perguruan tinggi harapan pertama dan terakhir bagi pengawalan pembangunan nasional. Sekali perguruan tinggi gagal, maka gagallah pembangunan kami. Perguruan tinggi adalah tempatnya creme de la creme (yang terbaik dari yang terbaik), orang yang terpintar di Republik Indonesia. Bukan hanya orang yang terpintar, mudah-mudahan orang yang terbijak di Indonesia,” ujar dia dalam agenda SDGs Center Conference 2026 di Jakarta, Kamis.

Rachmat menegaskan bahwa kampus harus berfungsi sebagai kompas yang mengarahkan arah pembangunan. Ia mendorong para rektor untuk terus berinovasi agar perguruan tinggi di Indonesia mampu menembus peringkat 50 besar dunia.

Seluruh elemen kampus, mulai dari pimpinan hingga mahasiswa, diarahkan untuk mengolah kekayaan sumber daya alam Indonesia agar memiliki keunggulan kompetitif. Ia juga menyoroti pentingnya transisi energi yang dilakukan dengan cermat guna menghindari lonjakan inflasi (green inflation).

Selain itu, pemerintah tengah menjajaki pengembangan biomedis berbasis herbal melalui studi banding ke China untuk memperkuat sistem kesehatan nasional.

“Kami baru mengutus delegasi kami berkunjung ke RRC (Republik Rakyat China) untuk mendalami biomedis berbasis herbal, biomedis berbasis keunggulan lokal, berbasis dengan kemampuan yang didasari oleh kemampuan-kemampuan hayati tropis kami. Kalau saja ini bisa menjadi bagian daripada upaya pengendalian penyakit, upaya kesehatan kami, maka lagi-lagi kami akan unggul,” kata Menteri PPN.

Terkini