JAKARTA - Bibir pecah-pecah kerap dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menimbulkan rasa perih, tidak nyaman, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari apabila tidak segera ditangani dengan langkah yang tepat.
Menurut para ahli, bibir pecah-pecah terjadi ketika lapisan kulit bibir kehilangan kelembapan sehingga mudah retak. Penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga faktor lingkungan dan kondisi kesehatan.
Berikut adalah empat penyebab bibir pecah-pecah yang perlu diketahui, sebagaimana disadur dari InStyle, Senin (29/6/2026).
Pertama adalah dehidrasi. Kurangnya asupan cairan menjadi penyebab paling umum. Saat tubuh dehidrasi, kulit termasuk bibir kehilangan kadar air sehingga terasa kering, kasar, dan mudah retak.
Dokter penyakit dalam Zion Ko Lamm menjelaskan, menjaga hidrasi tubuh merupakan langkah utama untuk mempertahankan kesehatan bibir.
"Semua berawal dari hidrasi. Kebiasaan yang perlu dihindari adalah merokok serta mengonsumsi kafein atau alkohol secara berlebihan. Kurang minum juga menjadi penyebab umum dehidrasi yang dapat terlihat dalam bentuk bibir pecah-pecah," ujar Lamm.
Kedua adalah paparan udara dingin dan kering. Cuaca dingin, angin kencang, maupun udara kering membuat bibir kehilangan kelembapan dengan cepat. Penggunaan pemanas ruangan juga dapat memperparah kondisi tersebut.
"Penggunaan humidifier dan mengoleskan lip balm secara rutin merupakan cara efektif untuk mengurangi efek udara kering sekaligus melindungi bibir dari pecah-pecah," imbau Lamm.
Ketiga, terlalu sering memakai lipstik matte. Produk jenis ini umumnya mengandung lilin dan pigmen yang membuat kelembapan bibir lebih mudah berkurang jika digunakan secara terus-menerus.
Direktur edukasi Amorepacific U.S., Julie Monti, menjelaskan bahwa formula produk yang tahan lama memang dirancang agar bertahan lama sehingga dapat memperparah kekeringan pada permukaan kulit bibir.
"Lipstik matte dan lipstik tahan lama dapat memberikan efek mengeringkan pada bibir karena kandungan lilin dan pigmen tertentu. Formulanya yang tahan lama juga dapat memperburuk kekeringan seiring waktu," ujar Monti.
Keempat adalah alergi musiman. Saat hidung tersumbat akibat alergi, seseorang cenderung bernapas melalui mulut sehingga bibir terus terpapar aliran udara dan menjadi lebih cepat kering.
Selain itu, menjilat bibir saat merasa tidak nyaman justru memperburuk keadaan karena air liur akan menguap dan mengangkat minyak alami bibir. Jika kondisi terus berlanjut hingga berdarah, disarankan untuk segera memeriksakannya ke dokter.