Airlangga Hartarto Sebut Hubungan RI dan Rusia Dukung Industri

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:23:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sambutan pada perayaan Hari Nasional Rusia di Jakarta pada Senin (29/6/2026).

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa jalinan kerja sama antara Indonesia dan Rusia mempunyai potensi yang sangat signifikan dalam menyokong agenda transformasi ekonomi di tanah air.

"Ke depan, kerja sama RI-Rusia memiliki potensi signifikan untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia, khususnya melalui pengembangan industri, hilirisasi, pembangunan infrastruktur, ketahanan energi, transformasi digital, pengembangan teknologi, serta pembangunan berkelanjutan," katanya.

Pernyataan tersebut dipaparkan oleh Airlangga Hartarto sewaktu menyampaikan pidato resmi di dalam agenda perayaan Hari Nasional Rusia yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (29/6) malam.

Airlangga Hartarto menuturkan bahwa kedua belah negara menaruh komitmen kuat untuk terus memetakan pelbagai peluang kemitraan baru demi mengokohkan hubungan di sektor ekonomi maupun industri.

Di samping itu, penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia pada Desember lalu dipandang sebagai batu pijakan krusial untuk melonggarkan akses pasar, mempermudah aktivitas dagang, sekaligus memacu investasi dunia usaha antara Indonesia dan anggota Uni Ekonomi Eurasia, termasuk Rusia.

Airlangga Hartarto turut melayangkan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada otoritas pemerintah Indonesia untuk ikut andil sebagai negara mitra dalam perhelatan perdana pameran industri berskala besar Rusia bernama INNOPROM di Ekaterinburg, Rusia pada 6-9 Juli mendatang.

Airlangga Hartarto menaruh harapan agar keikutsertaan tersebut sanggup mempertegas kolaborasi di antara para pemangku kebijakan kedua negara, terutama dalam urusan ekspansi perdagangan, sains, industri manufaktur bernilai tambah, teknologi tingkat lanjut, lini otomotif, energi, hingga kreasi digital.

"Kami juga berkomitmen untuk memperdeep kemitraan strategis kami dengan Rusia sejalan dengan Delapan Visi Indonesia, Asta Cita," katanya.

Agenda Hari Nasional Rusia yang sejatinya jatuh pada tanggal 12 Juni tersebut terpantau turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Ketua DPD Sultan B. Najamudin, beserta para duta besar negara sahabat seperti Arab Saudi, Iran, dan Turki.

Terkini