Tips Dokter Bedah Kenali Rambut Rontok yang Butuh Perawatan

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:15:31 WIB
Cara Tahu Rambut Rontok Perlu Perawatan Medis Menurut Ahli [FOTO: NET].

JAKARTA - Dokter Bedah Transplantasi Rambut Selebriti sekaligus Pendiri Crown, Dr. Mayank Singh, membeberkan metode untuk mendeteksi saat rambut yang rontok memerlukan perawatan yang lebih sehat.

Berdasarkan laporan yang disiarkan Hindustan Times pada Selasa (30/6/2026), Singh mengutarakan kerontokan rambut yang terlalu banyak dapat berlangsung ketika seseorang melewati masa-masa sulit seperti sakit, diet mendadak, kebiasaan makan yang buruk, pergantian hormon, atau beberapa obat.

Perubahan itu mendorong helai rambut ekstra ke dalam kondisi dorman selama ritme alaminya. Namun, folikel tetap hidup, sehingga proses pertumbuhan kembali terjadi seusai memperbaiki pemicunya.

Ia menggarisbawahi bahwa mengonsumsi makanan yang lebih baik, menambah nutrisi yang kurang, menenangkan saraf, serta merawat kulit kepala dengan lembut cenderung membantu memulihkan keadaan.

Akan tetapi, ketika kerontokan terus berlanjut, terjadi dalam silsilah keluarga, dan berlangsung lebih dari tiga bulan, kemungkinan besar hal itu merupakan kebotakan yang diwariskan serta pola yang berkaitan dengan gen yang banyak dijumpai pada separuh pria di usia lima puluh tahun ke atas dan banyak wanita seiring bertambahnya usia.

Dia menyoroti di media sosial saat ini, masyarakat kerap mempertimbangkan untuk memakai beberapa serum, pil, vitamin kunyah, hingga sampo mahal, tanpa arahan pemeriksaan medis yang tepat. Beberapa produk kecantikan memuat bahan-bahan seperti ekstrak tumbuhan, kafein, minyak rosemary, faktor pertumbuhan sintetis, atau protein kecil yang dinamakan peptida.

“Tidak setiap solusi bekerja dengan cara yang sama; sekitar setengahnya mungkin membantu memperlambat kerontokan rambut dan membuat helai rambut terlihat lebih baik,” katanya.

Singh menegaskan bahwa sebagian besar produk gagal menstimulasi akar rambut yang tidak aktif, bahkan ketika diteliti secara cermat. Popularitas tidak selamanya setara dengan hasil pada setiap individu.

Biasanya, rambut yang menipis tidak akan tumbuh menjadi lebih lebat hanya dengan memakai produk-produk ini. Dalam beberapa situasi, penggunaannya justru dapat mengacaukan hasil tes laboratorium.

Ia juga menggarisbawahi bahwa salah satu opsi yang memperoleh perhatian adalah terapi laser tingkat rendah, yang paling efektif jika dipadukan dengan pilihan standar seperti minoxidil.

Walaupun bukan solusi tunggal, perangkat sinar merah yang disetujui FDA dapat sedikit menambah jumlah rambut seiring berjalannya waktu.

Plasma kaya trombosit juga memperlihatkan potensi nyata, terutama bagi orang yang baru mulai mengalami kerontokan rambut.

Hasilnya sangat bervariasi bergantung pada seberapa sering dikerjakan dan siapa yang menerimanya. Gagasan baru seperti suntikan eksosom atau sel punca terdengar menarik, namun masih berada di luar perawatan rutin lantaran bukti yang terbatas.

Penelitian terus berjalan, tetapi saat ini belum siap untuk diaplikasikan dalam praktik sehari-hari.

Ketika folikel rambut berhenti berfungsi secara permanen, pertumbuhan baru juga terhenti - transplantasi mungkin dapat membantu. Operasi mengembalikan apa yang hilang, namun tidak akan memproteksi helai rambut di dekatnya yang masih berisiko rontok.

“Memulai lebih awal lebih berpengaruh daripada meniru solusi populer secara online. Jika akar tetap kuat dan kerontokan memiliki alasan jangka pendek, rutinitas yang lebih baik seringkali cukup efektif,” kata Singh.

Terkini