Tips Diet Mantan Menpora Dito Ariotedjo Turunkan 40 Kg Berat Badan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:21:02 WIB
Mantan Menpora Dito Ariotedjo.

JAKARTA - Penampilan terbaru dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, sukses memicu perhatian publik setelah terlihat jauh lebih langsing saat memenuhi panggilan komisi antirasuah pada Selasa (30/6/2026).

Kehadiran Dito di Gedung KPK tersebut diketahui bertindak selaku saksi terkait pengusutan dugaan kasus korupsi kuota haji di Kementerian Agama untuk periode tahun 2023-2024.

"Tadi ini pemeriksaan buat sprindik yang baru. Kan, kemarin saya pertama ke sini untuk sprindik yang tersangka pertama Gus Yaqut sama Gus Alex. Ini yang kedua swasta. Ya, keterangan tambah-tambah informasi," kata Dito di Gedung KPK, Jakarta Selatan, dilansir Detik.

Di luar urusan penegakan hukum tersebut, perubahan drastis pada bentuk tubuh Dito yang tampak menyusut drastis hingga 40 kg langsung memantik rasa penasaran dari para awak media.

"Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin, maksimal 800-1.000 kalori per hari," kata Dito membagikan rahasianya.

Pria yang kini menginjak usia 35 tahun tersebut tercatat pernah memimpin Kemenpora di bawah administrasi Presiden Joko Widodo sejak tanggal 3 April 2023 sampai dengan 8 September 2025.

Pasca-menyelesaikan masa bakti kementeriannya pada September 2025, Dito langsung mengambil langkah konsisten untuk menjalani program diet ketat serta mengombinasikannya dengan rutinitas olahraga.

"Olahraga tiap hari. Camilan sangat minim. Kuncinya, asupan gizi dan nahan lapar," ucap Dito.

Dito tidak menampik jika selama mengemban amanah sebagai Menpora, ruang gerak dan tekanan kerja sempat membuat berat badannya melonjak naik secara signifikan.

Walaupun telah berhasil memotong bobot tubuhnya sebanyak 40 kg, ia menegaskan pencapaian tersebut masih belum menyentuh target akhir yang ingin digapainya.

"Saya kan naik berat badan 2020-2023 hampir 50 kilogram. Naik 50 kilo, turun 40 kilo. Masih ada 10 kilo lagi," kata Dito.

Bila mengacu pada perhitungan medis, durasi pemangkasan bobot yang dilalui Dito berkisar antara 9 hingga 10 bulan, atau setara dengan penurunan sehat sekitar 0,93 sampai 1 kg per minggu.

Metode defisit kalori serta olahraga konsisten yang diterapkan oleh Dito pada dasarnya aman dipraktikkan, meskipun akselerasi hasilnya dipastikan bervariasi bagi setiap individu.

Para ahli kesehatan tetap menganjurkan pendekatan penurunan bobot secara bertahap demi memprioritaskan penyusutan massa lemak tubuh ketimbang hilangnya volume cairan semata.

Terkini