Asian Boxing 2026: Skuad Indonesia Didominasi Wajah Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 04:52:01 WIB
Tim Indonesia di Asian Boxing Didominasi Petinju Debutan [FOTO: NET].

JAKARTA - Arsitek taktik tim tinju Indonesia Husni Ray menyatakan skuad asuhannya yang siap berkompetisi pada Kejuaraan Tinju U19 dan U23 Asia 2026 mayoritas diisi oleh para petinju yang baru pertama kali merasai panggung internasional.

"Sebagian besar petinju kami belum pernah merasakan atmosfer internasional. Yang sudah punya pengalaman internasional itu ya seperti Mars de Volta, Pangeran L Lani, Henky," kata Husni Ray ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dalam turnamen yang bakal digulirkan di Jakarta pada 3-16 Juli tersebut, kubu Indonesia berkekuatan 19 petinju putra dan putri untuk berlaga di kelompok umur U19 serta U23.

Sektor U19 diperkuat oleh 10 atlet yakni Anugrah Sandy (kelas 50kg), Pangeran F Lani (kelas 55kg), Joshua Lahindo (kelas 60kg), Victor Wengkang (kelas 65kg), M Rayhan A (kelas 75 kg), Irnanda Firnanda (kelas 85kg), Nouval (kelas 90kg), Anggie Chalik (kelas 48kg), Fani Afnani (kelas 51kg), Dira Arrika (kelas 57kg)

Sementara itu, sembilan nama lainnya memanaskan persaingan di kelas U23, antara lain Linda Sari (kelas 48kg), Marion (kelas 54kg), Nurul Izzah (kelas 57kg), Maria Manguntu (kelas 65kg), Fredrik Ampage (kelas 50kg), Mars de Volta (kelas 60kg), Laskar Putra (kelas 65kg), Radiyansya (kelas 70kg), dan Riko Prayogi (kelas 85kg).

Husni memaparkan, meski mayoritas penggawa Indonesia bertolak ke kompetisi ini tanpa bekal jam terbang internasional, kesiapan mereka sudah digodok secara optimal, termasuk lewat program pemusatan latihan dan latih tanding di Vietnam.

Seluruh petinju, lanjutnya, melakoni menu latihan ketat dengan tingkat kedisiplinan tinggi di bawah pantauan jajaran kepelatihan bentukan Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati), yang turut menyertakan tenaga ahli dari Thailand.

Husni mengutarakan bahwa walau para atletnya tidak dibebani target perolehan medali apa pun pada ajang ini, mereka dipacu untuk mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya.

Ia menambahkan, gelaran Asian Boxing yang baru perdana dihelat di Indonesia ini menjadi momentum krusial bagi para petinju tanah air demi menambah jam terbang guna menyongsong rivalitas berikutnya.

Ke depannya, ucapnya, masih membentang deretan ajang olahraga multi-cabang seperti SEA Games 2027 hingga kualifikasi pra-Olimpiade, sehingga para atlet yang memperlihatkan potensi menjanjikan di ajang ini dapat dipromosikan ke dalam pemusatan latihan jangka panjang.

Terkini