Antisipasi Lonjakan Penumpang KAI Commuter Tambah Empat Perjalanan

Kamis, 02 Juli 2026 | 05:38:31 WIB
Penumpang Commuter Line memadati Stasiun Yogyakarta pada masa libur sekolah, Kamis (2/7/2026).

JAKARTA - KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah empat perjalanan Commuter Line untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, mencatat sebanyak 360.628 penumpang telah menggunakan layanan Commuter Line sepanjang periode 20 Juni hingga 1 Juli 2026.

"Proyeksi total jumlah pengguna selama keseluruhan masa libur sekolah (hingga 5 Juli) diperkirakan akan menembus angka 542 ribu pengguna," katanya.

Menurut Purnomo, peningkatan tersebut diantisipasi dengan menambah empat perjalanan Commuter Line relasi Yogyakarta-Palur guna memastikan kelancaran mobilitas.

"KAI Commuter melakukan langkah antisipatif dengan menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026," ujarnya.

Dengan penambahan ini, total perjalanan Commuter Line relasi Yogyakarta-Palur kini mencapai 31 perjalanan setiap harinya. Sementara jadwal perjalanan Commuter Line Prameks tetap beroperasi normal sebanyak 10 perjalanan per hari.

Purnomo menyebut Stasiun Yogyakarta sebagai titik tersibuk dengan volume sekitar sembilan ribu hingga 10 ribu penumpang per hari.

"Kami mengimbau para pengguna alternatif untuk ke Stasiun Lempuyangan guna menghindari penumpukan dan kepadatan," ujarnya.

Stasiun Lempuyangan dinilai lebih kondusif dengan rata-rata empat ribu hingga lima ribu penumpang per hari, sehingga menjadi pilihan nyaman bagi pengguna yang menuju Klaten, Solo, atau Karanganyar.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menambahkan bahwa penambahan ini bertujuan memfasilitasi masyarakat yang ingin menuju destinasi wisata di Yogyakarta, Solo, hingga Karanganyar.

"Para penumpang selalu menjaga kenyamanan dan kebersihan bersama dengan tidak duduk di lantai dan tidak membawa barang bawaan yang berbau menyengat serta mengawasi anak-anak dengan saksama baik di area stasiun maupun di dalam Commuter Line," kata Karina.

Terkini