Lestari Moerdijat: Atasi Anak Tidak Sekolah dari Akar Masalah

Jumat, 03 Juli 2026 | 18:08:32 WIB
Wakil Ketua MPR Minta Intervensi Tepat Atasi Anak Tidak Sekolah [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan pentingnya tindakan intervensi yang pas guna menanggulangi angka anak tidak sekolah di Indonesia.

"Langkah nyata dan kolaborasi pihak-pihak terkait harus segera diambil untuk mengatasi angka anak tidak sekolah, selain langkah intervensi yang tepat," ucapnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ia menjabarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 1 April 2026 menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 3.966.858 anak usia sekolah belum menikmati bangku pendidikan.

Total tersebut mencakup 1.913.633 anak belum pernah sekolah, 986.755 anak putus sekolah, serta 1.066.470 anak lulus namun tidak meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Angka ini alarm serius. Kami tidak bisa hanya berhenti pada data. Dibutuhkan langkah nyata dengan memanfaatkan data terkini agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran," kata Lestari.

Menurut dia, strategi menekan angka anak tidak sekolah wajib diselesaikan hingga menyentuh akar persoalan. Ia memacu political will dari para pemangku kebijakan serta maksimalisasi pemakaian data anak tidak sekolah hingga level desa.

"With data akurat, bantuan seperti peralatan pembelajaran jarak jauh, Program Indonesia Pintar, dan beasiswa bisa tepat sasaran," ucapnya.

Anggota Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan itu pun menyatakan, program pendidikan kesetaraan nonformal, seperti paket A, B, dan C serta pendidikan vokasi keahlian kerja mesti dijadikan prioritas.

Lulusan dari program tersebut, lanjut dia, wajib dibekali kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan kewirausahaan.

"Seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah harus bergerak bersama. Saatnya memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari layanan pendidikan," ucap Lestari.

Terkini