Bank Mandiri Sabet Penghargaan Emiten Terunggul di BIA 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 22:24:01 WIB
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. meraih penghargaan dalam Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 untuk kategori bank persero.

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. membuktikan eksistensinya sebagai salah satu lembaga perbankan raksasa dengan capaian kinerja yang kokoh di Indonesia.

Keberhasilan dalam merawat tren pertumbuhan serta sumbangsih terhadap roda perekonomian membawa bank ini menyabet apresiasi pada ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 untuk kelompok bank persero.

Bank Mandiri membukukan kelebihan pada pilar kekuatan finansial yang melingkupi sederet indikator penilaian tim juri.

Hal tersebut tecermin jelas melalui pergerakan volume aset sepanjang tahun 2023, 2024, dan 2025 yang dilaporkan mampu melaju dengan sangat kuat.

Apresiasi BIA 2026 bagi Bank Mandiri diserahkan secara langsung oleh Komisaris Bisnis Indonesia Group (BIG) Dorothea Samola bersama Managing Director Bisnis Indonesia Group Hery Trianto pada malam selebrasi BIA 2026 di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Agenda BIA 2026 merupakan program rutin yang digulirkan oleh Bisnis Indonesia Group sejak tahun 2002 guna mendistribusikan penghargaan kepada para emiten dari sektor finansial maupun nonfinansial yang dinilai sukses mempertontonkan performa kinerja terbaik.

Dalam perhelatan BIA 2026, Bisnis Indonesia Group mendistribusikan apresiasi kepada 52 emiten bank serta nonbank, 8 korporasi penerima awards khusus, dan 1 orang tokoh yang dinobatkan sebagai CEO Terbaik.

Dari total 52 emiten tersebut, sebanyak 13 korporasi beroperasi pada sektor pelayanan keuangan mulai dari industri perbankan, asuransi, pembiayaan (multifinance), investasi, hingga sekuritas, sedangkan 39 perusahaan lainnya bergerak pada bidang nonkeuangan.

Turut hadir di tengah puncak perhelatan BIA 2026 untuk menyampaikan pidato utama yaitu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi.

Proses penyaringan atas rekam jejak emiten dikerjakan secara bertahap semenjak awal bulan Juni 2026. Alur penilaian diawali lewat pengumpulan kompilasi data oleh tim riset Data Indonesia (Bisnis Indonesia Group) dengan berkiblat pada laporan keuangan resmi periode tahun 2023, 2024, dan 2025.

Tahapan penjurian turut menggandeng dewan juri independen yang diisi oleh Ekonom Senior Creco Research Raden Pardede selaku Ketua Dewan Juri BIA 2026.

Selanjutnya, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih, serta Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.

Berdasarkan publikasi performa keuangan BMRI sampai dengan bulan Maret 2026, BMRI sukses mengamankan perolehan laba bersih setelah pajak senilai Rp15,38 triliun atau melonjak naik sebesar 16,6 persen bila disandingkan dengan durasi yang sama di tahun 2025.

Emiten berkode saham BMRI ini juga sanggup mencatatkan kepemilikan total aset secara konsolidasi menembus angka Rp2.432,62 triliun hingga akhir periode Maret 2026.

Terkini