IHSG Menguat ke Level 5.744 Ditopang Laju Saham Bank Jumbo

Jumat, 03 Juli 2026 | 22:59:01 WIB
Ilustrasi Saham IHSG.

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan hari Kamis (2/7/2026) di zona hijau. Kenaikan indeks komposit tersebut disokong oleh pergerakan saham perbankan bermodal besar yang sebagian besar merangkak naik.

Berdasarkan data dari IDX Mobile, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,87 persen atau bertambah 49,44 poin menuju posisi 5.744. Terdapat sebanyak 418 saham yang menyudahi perdagangan dengan penguatan, sedangkan 230 saham merosot dan 311 saham lainnya tidak bergerak.

Melihat deretan saham pendorong laju indeks, kelompok saham perbankan pada perdagangan hari ini sebagian besar berada di zona hijau. Saham-saham tersebut di antaranya adalah BBCA yang melesat 3,57 persen menuju Rp5.800 dan BBRI yang naik 0,75 persen ke posisi Rp2.690.

Selain itu, saham BMRI melonjak sebesar 2,36 persen ke level Rp3.900, BBNI terkerek sebesar 2,26 persen menuju Rp3.170, BNLI menguat 0,43 persen ke angka Rp2.320, serta BRIS yang ditutup menguat 1,50 persen di harga Rp1.690.

Laju positif IHSG pada hari ini menandai tren penguatan dalam dua hari berturut-turut semenjak penutupan perdagangan hari Rabu (1/2). Padahal pada akhir periode Juni 2026, IHSG terpantau berulang kali terjerembap di zona merah.

Oleh karena itu, walau mampu menanjak dalam dua hari bursa secara beruntun, posisi indeks komposit saat ini dinilai masih merekam koreksi sebesar 2,37 persen dalam kurun sepekan terakhir, serta melemah sebesar 6,25 persen dalam jangka waktu sebulan ke belakang.

Tim riset dari Stockbit Sekuritas memberikan pandangan bahwa suntikan modal hingga triliunan rupiah dari pemerintah bagi kelompok bank-bank miliki negara (Himbara) mampu meniupkan sentimen yang segar bagi pasar saham.

Sebagaimana dipahami, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyampaikan pada hari Jumat (26/6) kalau pihak pemerintah bakal menyalurkan kembali dana saldo anggaran lebih (SAL) menuju himpunan Himbara demi memelihara ketahanan likuiditas sektor perbankan.

Melalui perhitungan pihak analis, penempatan dana tambahan tersebut berpotensi mengerek akumulasi total dana SAL milik pemerintah pada pos Himbara hingga menyentuh angka Rp400 triliun.

"?Kami menilai bahwa perkembangan ini positif bagi saham–saham big banks, terutama Himbara, mengingat Net Interest Margin (NIM) akan mendapatkan dukungan dari sisi Cost of Fund di tengah tantangan untuk menaikkan lending yield pasca kenaikan BI Rate akibat kompetisi yang intens di segmen korporasi dan belum optimalnya pertumbuhan segmen konsumer dan UMKM," tulis analis.

Sementara itu untuk aktivitas perdagangan pada hari Jumat (3/7/2026), tim riset analitik MNC Sekuritas memberikan proyeksi bahwa pergerakan IHSG dinilai masih rentan diterpa koreksi guna menguji rentang level 5.472 sampai 5.540.

Berdasarkan formula analisis teknikal, kedudukan IHSG sekarang diyakini masih berada di dalam area wave (b) dari wave

pada visualisasi skenario hitam.

"Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," tulis MNC Sekuritas, dikutip Jumat (3/7/2026).

Pihak MNC Sekuritas memberikan estimasi bahwa titik support bagi IHSG bakal bertengger pada level 5.486 serta 5.317, sedangkan untuk batas resistansi akan berada pada level 6.007 serta 6.286.

Pemberitahuan: ulasan ini sama sekali tidak berniat memberikan instruksi untuk melakukan pembelian maupun penjualan instrumen saham. Ketetapan berinvestasi seutuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. Bisnis.com dibebaskan dari tanggung jawab atas segala bentuk kerugian ataupun keuntungan yang lahir dari ketetapan investasi para pembaca.

Memasuki pukul 13:23 WIB, laju IHSG dilaporkan terbang tinggi sebesar 2,46 persen atau melonjak 141,45 poin menuju level 5.886,01 pada penutupan perdagangan sesi I. Tercatat ada sebanyak 535 saham melesat, 135 saham merosot, dan 289 saham lainnya bergerak stagnan.

Sejumlah emiten berhasil menduduki jajaran top gainers pada perdagangan sesi I hari ini, salah satunya adalah PT Electronic City Indonesia Tbk. (ECII) yang melesat 26,32 persen serta PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) yang terkerek naik sebesar 25 persen.

Sebelumnya pada pukul 09:06 WIB, pergerakan IHSG langsung dibuka meroket sebesar 2,05 persen atau bertambah 118,05 poin menuju posisi 5.862,61. Terdapat sebanyak 398 saham melaju di zona hijau, 117 saham melemah, serta 444 saham lainnya terpantau bergerak stagnan.

Terkini