Temui BP Batam, Prabowo Dorong Batam Jadi Pusat Investasi Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:09:31 WIB
Prabowo Bertemu BP Batam, Siapkan Jadi Gerbang Maritim Global [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kedatangan jajaran pimpinan BP Batam demi mendiskusikan akselerasi alih rupa Batam selaku mesin baru penyokong roda ekonomi nasional di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Agenda ini dihadiri secara langsung oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Investasi Fary Djemy Francis, beserta Anggota/Deputi Infrastruktur Mouris Limanto.

Presiden mempertegas bila Batam mesti bertindak sebagai percontohan penerapan agenda nasional lewat program hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, akselerasi investasi, serta efisiensi logistik. Berdasarkan pandangan Presiden, keistimewaan Batam musti ditopang oleh jaminan hukum, kecepatan servis, serta infrastruktur yang kompetitif di level global.

Keliru satu instruksi mendasar dari Presiden ialah pemutakhiran dermaga serta skema konstruksi Pelabuhan Internasional Batam selaku pusat logistik nasional yang tersambung dengan area industri, manufaktur canggih, pusat data, hingga rute pelayaran internasional. 

Tindakan ini diproyeksikan sanggup menekan pengeluaran logistik, mendongkrak daya saing ekspor, serta memantapkan posisi Batam pada rantai pasok dunia.

Amsakar Achmad mengutarakan bahwa usai pengokohan regulasi lewat PP Nomor 25 Tahun 2025 serta ketetapan perluasan kawasan, servis investasi berjalan kian sigap dan menghadirkan kepastian yang semakin mantap bagi para penanam modal.

"Melalui berbagai reformasi tersebut, BP Batam menargetkan Batam menjadi kawasan yang lebih produktif, tertata, dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat investasi, industri, dan perdagangan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," ujar Amsakar.

Di pihak lain, Li Claudia Chandra memaparkan bila BP Batam konsisten memantapkan tata kelola lewat digitalisasi Land Management System (LMS) demi mendongkrak transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan servis pertanahan.

"BP Batam menilai perkuatan tata kelola tersebut akan meningkatkan kepastian hukum, mempercepat layanan investasi, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi," ujarnya.

Berkenaan dengan raihan realisasi penanaman modal, Fary Djemy Francis memberikan laporan bila realisasi investasi Batam sepanjang tahun 2025 menyentuh angka Rp69,3 triliun. Pada Triwulan I 2026, nilai investasi kembali melonjak menjadi Rp17,48 triliun, naik sebesar 102,85 persen disandingkan dengan kurun waktu yang sama di tahun kemarin. Penanaman modal tersebut kian memusat pada sektor bernilai tambah tinggi layaknya elektronik, permesinan, pusat data, energi, serta area industri.

"Bapak Presiden juga mengarahkan agar Batam menjadi pilot project reformasi investasi nasional melalui digitalisasi pelayanan, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan integritas kawasan," ujar Fary Francis.

Mengakhiri dialog tersebut, Presiden Prabowo bakal menyelaraskan tindakan lintas kementerian serta lembaga demi mempercepat penyelesaian persoalan strategis, berawal dari penyerasian regulasi sampai pembangunan dermaga internasional.

Terkini