Dorong Ekonomi Petani, Dharmasraya Tawarkan Lahan Jagung ke Kementan

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:13:01 WIB
Pemkab Dharmasraya Tawarkan 14.961 Hektare Lahan untuk Jagung [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, mengajukan potensi lahan seluas 14.961 hektare kepada Kementerian Pertanian (Kementan) guna mendukung pengembangan tanaman jagung.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menuturkan bahwa dukungan dari Kementan pada lahan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan pakan ternak sekaligus memasok bahan baku bagi pabrik pakan mandiri.

"Pengembangan tanaman jagung ini dapat memberikan dampak ekonomi yang baik bagi petani dan, di satu sisi, dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak unggas. Penawaran ini kami harap bisa dibantu melalui sejumlah alsintan," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa dari total luas lahan yang ditawarkan, Kementan telah memberikan respons melalui bantuan pengembangan jagung seluas 820 hektare. Annisa berharap alokasi ini dapat ditingkatkan di masa depan sehingga kebutuhan bahan baku pakan dapat dipenuhi melalui produksi daerah sendiri.

Menurutnya, berbagai bantuan tersebut merupakan langkah strategis guna memperkuat sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Oleh karena itu, ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan Kementerian Pertanian terus ditingkatkan agar potensi pertanian daerah dapat berkembang optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Sebenarnya tidak hanya jagung yang jadi concern kami di Kementan, tapi juga ada sejumlah komoditas lainnya," ujarnya.

Di sektor perkebunan, Kementerian Pertanian turut memberikan dukungan pengembangan kopi seluas 250 hektare. Annisa menuturkan program tersebut akan menyasar kawasan perhutanan sosial demi meningkatkan kesejahteraan warga serta menjaga kelestarian hutan.

"Daripada masyarakat menebang hutan, lebih baik dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan kopi yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Pada sektor peternakan, Annisa juga memaparkan kendala yang dialami peternak unggas di Dharmasraya terkait kesulitan akses bahan baku pakan yang memengaruhi usaha ayam petelur maupun pedaging.

"Makanya tanaman jagung turut kami tawarkan ke Kementan supaya ekonomi peternak dan petani ini sejalan tumbuh dengan baik," tegasnya.

Terkini