Kurs

Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini 24 Februari

Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini 24 Februari
Kurs Dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini 24 Februari

JAKARTA - Pada hari Selasa, 24 Februari 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka dengan tren melemah. 

Berdasarkan data yang dirilis Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, rupiah terpantau melemah sebesar 34 poin atau sekitar 0,20%, sehingga diperdagangkan pada level Rp16.836 per dolar AS. 

Sementara itu, indeks dolar AS mengalami sedikit apresiasi sebesar 0,10%, bergerak ke posisi 97,80.

Mata uang utama lainnya di kawasan Asia juga menunjukkan tren pelemahan, dengan yen Jepang melemah sebesar 0,17%, won Korea turun 0,20%, serta ringgit Malaysia dan baht Thailand masing-masing terdepresiasi 0,16% dan 0,15%.

 Beberapa faktor global, termasuk kondisi pasar keuangan dan kebijakan moneter, turut mempengaruhi pergerakan nilai tukar ini.

Proyeksi Pergerakan Rupiah dan Penyebabnya

Menurut Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures, nilai tukar rupiah kemungkinan akan bergerak fluktuatif pada hari ini, dengan potensi ditutup melemah pada rentang Rp16.790 hingga Rp16.830 per dolar AS. 

Analisis tersebut mengacu pada berbagai faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pasar, termasuk laporan ekonomi terbaru dari Kementerian Keuangan Indonesia.

Data terbaru menunjukkan bahwa defisit anggaran pemerintah Indonesia per Januari 2026 tercatat sebesar Rp54,6 triliun, yang setara dengan 0,21% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan defisit periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp23 triliun. 

Namun, pemerintah menilai defisit ini masih berada dalam batas yang terkendali, sesuai dengan target APBN 2026 yang memproyeksikan defisit tahunan sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68% terhadap PDB.

Meski defisit anggaran sedikit lebih tinggi, prospek perekonomian Indonesia tetap optimistis, dan para pelaku pasar berharap stabilitas ekonomi nasional dapat terjaga meskipun ada sejumlah tekanan eksternal yang mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Kurs Dolar AS di BCA Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) pada pukul 10.31 WIB mencatatkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.814 dan harga jualnya berada di level Rp16.834 berdasarkan e-rate. Selain itu, untuk transaksi melalui TT Counter, BCA menetapkan harga beli dan jual dolar AS masing-masing sebesar Rp16.655 dan Rp16.955.

Adapun, bagi transaksi dengan menggunakan Bank Notes, BCA menerapkan harga beli sebesar Rp16.655 dan harga jual Rp16.955. Kurs ini menunjukkan variasi harga yang tergantung pada jenis transaksi yang dilakukan nasabah, baik itu e-rate, TT Counter, atau Bank Notes.

Kurs Dolar AS di BRI dan Bank Mandiri

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.811 dan harga jualnya Rp16.835 pada pukul 10.22 WIB untuk transaksi e-rate. Untuk transaksi di TT Counter, harga beli dan jual dolar AS tercatat masing-masing Rp16.730 dan Rp16.930.

Sementara itu, di PT Bank Mandiri Tbk. (Bank Mandiri), harga beli dolar AS pada pukul 08.35 WIB tercatat Rp16.805 dan harga jualnya Rp16.835 untuk transaksi dengan special rate. 

Berdasarkan TT Counter, Bank Mandiri menetapkan harga beli dolar AS pada level Rp16.625 dan harga jual Rp16.925 pada pembaruan pukul 09.48 WIB.

Selain itu, transaksi menggunakan Bank Notes di Bank Mandiri menunjukkan harga beli dan jual dolar AS masing-masing Rp16.625 dan Rp16.925 pada pembaruan terakhir pukul 09.08 WIB.

Kurs Dolar AS di BNI Hari Ini

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (BNI) pada pukul 10.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.811 dan harga jualnya Rp16.831 berdasarkan special rates. 

Adapun, harga beli dan jual dolar AS di TT Counter untuk transaksi tersebut berada pada level Rp16.735 untuk beli dan Rp16.995 untuk jual pada jam yang sama.

Transaksi dengan menggunakan Bank Notes di BNI juga mencatatkan harga beli dolar AS sebesar Rp16.735 dan harga jual Rp16.995 pada pukul 10.20 WIB. 

Hal ini memberikan gambaran bahwa BNI mengikuti tren pasar dengan menawarkan kurs yang sejalan dengan kondisi pasar yang sedang berlangsung.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik eksternal maupun internal. Dari sisi eksternal, kebijakan moneter AS yang cenderung lebih ketat, serta dinamika pasar global yang fluktuatif, menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi nilai tukar.

Di sisi internal, perkembangan ekonomi Indonesia juga berperan penting. Defisit anggaran yang tercatat di awal tahun ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar. 

Meskipun defisit ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, pemerintah menilai posisi anggaran masih terkontrol dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam APBN 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index