Tahan Imbang Ekuador Timnas Curacao Jaga Asa Lolos 32 Besar

Tahan Imbang Ekuador Timnas Curacao Jaga Asa Lolos 32 Besar
Gelandang bertahan tim nasional Curacao Livano Comenencia merayakan golnya ke gawang Jerman pada laga Grup E Piala Dunia 2026

JAKARTA - Timnas Curacao menjadi salah satu tim debutan yang tampil mengejutkan hingga matchday kedua di ajang Piala Dunia 2026.

Sempat menelan kekalahan telak 1-7 dari Jerman pada laga pertama, Timnas Curacao kini kembali membuka asa untuk melaju ke babak 32 besar setelah menahan imbang Ekuador.

Pertandingan antara Ekuador melawan Curacao tersebut berlangsung di Stadion Kansas City, Amerika Serikat. Laga yang digelar pada Minggu (21/6/2026) pagi WIB itu berakhir imbang tanpa gol.

Hasil imbang tersebut membuat Curacao berhasil mencetak poin pertama di ajang Piala Dunia sepanjang sejarah mereka. Tambahan satu poin ini memang belum mengangkat Curacao dari posisi juru kunci Grup E.

Namun, saat ini mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Ekuador. Menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi Pantai Gading, Curacao masih mempunyai peluang besar untuk kembali mengukir sejarah.

Sebelum sukses meraih poin perdana di Piala Dunia, Timnas Curacao juga telah mencatatkan sejarah penting lainnya. Mereka berhasil mencetak gol pertama di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Gol perdana Curacao ini disumbangkan oleh Livano Comenencia ke gawang Jerman pada menit ke-21. Sayangnya, pada pertandingan pembuka tersebut mereka harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor 1-7.

Torehan gol dari pemain berdarah Belanda tersebut dirasa sangat berkesan bagi seluruh publik Curacao. Gol itu menjadi bukti nyata bahwa negara mereka mampu memberikan kejutan kepada peraih empat gelar juara dunia.

Pelatih Curacao, Dick Advocaat, memberikan pujian tinggi terhadap gol yang diciptakan oleh Comenencia. Ia menganggap gol tersebut sebagai wujud perlawanan nyata terhadap tim raksasa.

"Itu adalah momen luar biasa bagi negara ini; kami hanyalah kota kecil dibandingkan dengan Jerman dan lawan-lawan lainnya," jelasnya dikutip dari Guardian.

Walau sempat dibantai Jerman pada laga perdana, Curacao seolah mendapatkan kesempatan kedua setelah berhasil mengimbangi Ekuador. Status sebagai juru kunci tidak lantas menutup peluang mereka untuk lolos ke fase gugur.

Curacao bahkan memiliki potensi merangsek naik ke posisi kedua klasemen akhir Grup E. Syaratnya, mereka harus mampu mengalahkan Pantai Gading di laga berikutnya, sementara Ekuador menelan kekalahan dari Jerman.

Apabila skenario tersebut benar-benar terwujud, maka Curacao akan kembali mencatatkan dua sejarah baru. Mereka untuk pertama kalinya bakal lolos ke babak gugur sekaligus meraih kemenangan perdana di Piala Dunia.

"Mereka bertarung seperti singa dan kemudian Anda lihat apa yang dapat Anda capai melawan tim yang bermain di level yang sangat tinggi dengan level individu pemain yang sangat tinggi."

"Apa yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat? Terus dukung kami, terus bantu kami. Itu memberi kami sayap," katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index