Presiden Prabowo Ibaratkan Diri Sebagai Manajer Tim Sepak Bola

Presiden Prabowo Ibaratkan Diri Sebagai Manajer Tim Sepak Bola
Presiden RI Prabowo Subianto.

JAKARTA - Perumpamaan menarik disampaikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang mengibaratkan posisinya layaknya seorang manajer dalam tim sepak bola ketika memaparkan pencapaian swasembada pangan Indonesia.

Menurut pandangannya, keberhasilan swasembada pangan nasional bukanlah buah dari kontribusi satu orang saja, melainkan hasil dari perjuangan nyata para petani, nelayan, menteri, serta seluruh elemen di lapangan.

“Saya bisa dikatakan kalau di sepak bola apa aku ya? Aku ini manajer, ya kan? Aku yang manajer. Aku di luar lapangan,” kata Prabowo dalam acara Puncak Pekan Nasional atau PENAS Petani dan Nelayan XVII.

Prabowo menguraikan bahwa di dalam sebuah susunan tim olahraga, terdapat peran dari kapten kesebelasan, pelatih, hingga para pemain. Oleh karena itu, ia melihat capaian pangan saat ini sebagai kerja kolektif.

“Ada kapten kesebelasan, ada coach, pelatih, iya kan? Ya mereka inilah. Coach, pelatih, ada yang striker. Saya memberi arah. Kalau mereka enggak berjuang, kalau saudara tidak berjuang, kami tidak swasembada pangan. Tapi, ini keberhasilan kami. Ini keberhasilan menteri-menteri ini semua,” kata Prabowo.

Melalui kesempatan tersebut, Prabowo turut melayangkan apresiasi mendalam kepada segenap petani maupun nelayan yang dipandang menjadi barisan garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Saya ucapkan terima kasih bukan hanya kata-kata manis dalam acara ini. Benar-benar saya hormat sama mereka. Merekalah yang membuat Indonesia swasembada pangan,” kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo memberikan pengakuan secara terbuka bahwa langkah dalam membangun kekuatan di sektor pangan nasional tidak dapat membuahkan hasil instan dalam sekejap mata.

Ia menyamakan proses pembangunan serta perbaikan tingkat kesejahteraan rakyat menyerupai siklus bertani pada umumnya, yang secara alamiah membutuhkan waktu luang untuk tumbuh.

“Saya selalu katakan, Presiden Republik Indonesia tidak punya tongkat ajaib. Saya tidak punya tongkat Nabi Musa atau Nabi Sulaiman,” kata Prabowo.

“Tidak bisa saudara petani, saudara nelayan. Kau tanam tanam beras, tanam padi kan 3 bulan baru ada hasil,” imbuh dia.

Kendati memerlukan tahapan waktu, Prabowo mengklaim bahwa buah dari kerja keras jajaran pemerintah pada saat ini sudah mulai memunculkan hasil yang positif di tengah publik.

Salah satu bentuk keberhasilan yang menurutnya paling nyata serta telah dirasakan langsung oleh masyarakat luas adalah pemenuhan swasembada pangan nasional secara mandiri.

“Upaya kami tidak segera, tapi sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kami yang sudah kelihatan di depan mata, bukan di depan mata. Nyata yaitu swasembada pangan,” ujar Prabowo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index