JAKARTA - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dioperasikan oleh Bank Indonesia, merilis data komoditas telur ayam ras di angka Rp29.750 per kilogram (kg), sementara untuk komoditas bawang merah menyentuh Rp50.950 per kg pada Sabtu pagi.
Berdasarkan publikasi resmi dari PIHPS yang disiarkan di Jakarta pada pukul 08.56 WIB, di samping telur ayam dan bawang merah, fluktuasi nilai jual pangan pada level pedagang eceran secara nasional mencatat bawang putih berada pada harga Rp43.600 per kg.
Selanjutnya, pasokan beras untuk kualitas bawah I dipatok sebesar Rp14.600 per kg, diikuti beras kualitas bawah II yang juga bertengger di angka Rp14.600 per kg. Sementara itu, varian beras kualitas medium I dihargai Rp16.300 per kg, serta beras kualitas medium II dijual pada nilai Rp16.100 per kg.
Untuk jenis pangan pokok lainnya, beras dengan kualitas super I dipasarkan seharga Rp17.600 per kg, sedangkan untuk pasokan beras kualitas super II diperdagangkan senilai Rp17.100 per kg.
Lebih lanjut, rangkuman data PIHPS mendokumentasikan nilai jual untuk cabai merah besar menembus Rp53.100 per kg, cabai merah keriting pada level Rp53.500 per kg, cabai rawit hijau Rp51.900 per kg, serta komoditas cabai rawit merah menyentuh Rp69.750 per kg.
Pada komoditas hewani, stok daging ayam ras segar ditawarkan senilai Rp37.200 per kg, disusul daging sapi kualitas I yang bertengger di angka Rp149.200 per kg, serta pasokan daging sapi kualitas II yang dilepas pada harga Rp140.200 per kg.
Beralih pada komoditas pelengkap, komoditas gula pasir dengan kualitas premium terdokumentasi seharga Rp20.300 per kg, dan untuk jenis gula pasir lokal dipasarkan senilai Rp19.750 per kg.
Sementara itu, untuk sektor minyak goreng curah dibanderol seharga Rp20.550 per liter, stok minyak goreng kemasan bermerek I dipatok senilai Rp24.200 per liter, lalu disusul minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.350 per liter.