Pemerintah Pastikan Pasokan dan Harga Bahan Pokok Aman Jelang Ramadhan

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:48:46 WIB
Pemerintah Pastikan Pasokan dan Harga Bahan Pokok Aman Jelang Ramadhan

JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadan 2026, pemerintah menjamin pasokan bahan pokok di Indonesia akan tetap aman dan harga tetap stabil. 

Koordinasi intensif antara berbagai kementerian serta pelaku usaha telah dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok. Menurut Menteri Perdagangan Budi Santoso, situasi pasokan bahan pokok menjelang Ramadan saat ini cukup terkendali.

Budi menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan barang. Tidak ada masalah besar terkait distribusi, dan pemerintah terus berupaya agar harga tetap stabil selama periode Lebaran mendatang. 

“Aman, tidak ada masalah. Relatif aman,” ujar Budi Santoso.

Koordinasi dengan Distributor dan Pemasok

Pemerintah juga telah berkoordinasi langsung dengan dinas daerah, distributor, dan pemasok untuk memantau kelancaran pasokan hingga menjelang Lebaran. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar tanpa hambatan. Koordinasi ini menjadi kunci agar setiap daerah di Indonesia bisa menerima pasokan dengan tepat waktu dan harga yang wajar.

Budi Santoso menegaskan bahwa laporan terakhir yang diterima menunjukkan tidak ada kendala berarti dalam distribusi bahan pokok. Hal ini semakin menambah keyakinan pemerintah bahwa stok pangan selama Ramadan dapat tercukupi. 

“Kemarin juga sudah lapor dengan dinas, distributor, dan pemasok, mereka siap untuk mengamankan Lebaran,” ujar Budi.

Stok Pangan Terkendali dan Cukup

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan stok pangan strategis untuk Ramadan 2026 berada dalam kondisi aman. 

Andi menjelaskan bahwa stok beras nasional saat ini tercatat mencapai 3,3 juta ton, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pada periode akhir tahun hingga Januari.

Di sisi lain, stok minyak goreng yang dikelola oleh Bulog juga cukup mencukupi, dengan jumlah mencapai sekitar 700.000 ton. Bahkan untuk komoditas protein hewani, seperti ayam, harganya berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Menurut Andi, hal ini menunjukkan bahwa pasokan barang yang paling dibutuhkan masyarakat selama Ramadan tidak akan mengalami kendala.

Pengendalian Harga Pangan Terus Dijaga

Pemerintah berkomitmen untuk mengendalikan harga pangan selama Ramadan, agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa pihaknya sudah memastikan harga bahan pangan tetap dalam batas yang wajar. 

Penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pangan akan terus dipantau, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan harga pangan yang melambung.

“Alhamdulillah stok kita, pangan strategis, aman,” kata Amran. 

Komitmen pemerintah untuk menjaga kestabilan harga pangan ini menjadi sangat penting, mengingat kebutuhan yang meningkat selama Ramadan. Pemerintah juga berupaya menjaga Harga Pokok Produksi (HPP) agar petani dan pelaku usaha tidak merasa dirugikan, sementara konsumen tetap mendapatkan harga yang terjangkau.

Menjamin Pasokan Pangan Saat Ramadan

Selain memastikan stok pangan, pemerintah juga memantau distribusi pangan agar sampai ke konsumen dengan harga yang stabil. Pemerintah bekerja sama dengan berbagai lembaga dan pelaku usaha untuk menjamin kelancaran distribusi di seluruh wilayah Indonesia. 

Langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa bahan pokok yang tersedia bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari perkotaan hingga daerah terpencil.

Pemerintah berharap seluruh elemen yang terlibat dalam rantai pasok pangan dapat bekerja sama dengan baik. Koordinasi antara dinas daerah, distributor, dan pemasok akan menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan selama Ramadan. 

Pemerintah juga terus berupaya melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi pangan agar tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga.

Keyakinan Pemerintah Jelang Ramadan

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, pemerintah yakin bahwa pasokan bahan pokok dan harga pangan akan tetap terkendali selama bulan Ramadan 2026. 

Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan. Semua pihak diminta untuk tetap bekerja sama agar stabilitas pasokan dan harga dapat terjaga dengan baik.

Sebagai bagian dari upaya pengendalian harga, pemerintah terus mengawasi ketat pasar serta memastikan bahwa distribusi pangan berjalan dengan lancar. 

Dalam waktu dekat, pemerintah akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan persediaan pangan di seluruh Indonesia aman dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Terkini