Icomex Digenjot Jadi Acuan Harga Komoditas Global, Ini Tantangannya

Kamis, 17 September 2026 | 16:36:00 WIB

BERITASELA.IDIndonesia Commodity and Derivatives Exchange (Icomex) tengah berupaya menjadi acuan harga komoditas global. Tantangan terbesar bukan sekadar membangun infrastruktur bursa, melainkan menarik partisipasi pasar internasional agar transaksi di dalam negeri punya bobot tawar.

Mengapa Icomex Belum Jadi Acuan Global

Selama ini harga komoditas Indonesia, terutama CPO, batu bara, dan timah, masih mengacu pada bursa luar negeri. Malaysia lewat Bursa Derivatif Malaysia (BMD) sudah lebih dulu menjadi referensi untuk CPO. Rotterdam dan Newcastle menjadi patokan untuk batu bara.

Artinya, meski Indonesia produsen terbesar, penetapan harga tetap ditentukan pasar lain. Icomex hadir untuk mengubah posisi itu, tapi jalan menuju acuan global tidak instan.

Likuiditas Jadi Kunci Utama

Masalah klasik bursa komoditas di negara berkembang adalah likuiditas. Tanpa volume transaksi yang besar dan konsisten, harga yang terbentuk di Icomex tidak bisa dianggap representatif oleh pelaku pasar internasional.

Likuiditas hanya muncul kalau ada banyak pembeli dan penjual aktif. Selama pelaku industri dalam negeri masih ragu masuk, bursa sulit mencapai skala yang dibutuhkan.

Dukungan Regulasi dan Pelaku Industri

Pemerintah dan otoritas bursa perlu memastikan regulasi yang mendukung, mulai dari kemudahan akses, insentif pajak, hingga kepastian hukum. Tanpa itu, trader dan produsen enggan memindahkan transaksi mereka ke Icomex.

Pelaku industri juga menuntut kontrak berjangka yang sesuai kebutuhan lindung nilai (hedging) mereka. Kontrak yang tidak fleksibel hanya akan membuat mereka kembali ke bursa luar negeri.

Apa Dampaknya bagi Indonesia

Jika Icomex berhasil menjadi acuan, Indonesia bisa menikmati beberapa manfaat. Pertama, harga komoditas nasional lebih stabil karena transparansi terbentuk di dalam negeri. Kedua, negara punya daya tawar lebih besar dalam negosiasi dagang.

Namun jika gagal, Indonesia tetap bergantung pada bursa asing. Posisi tawar sebagai produsen utama tidak otomatis berubah menjadi kekuatan penetapan harga.

Perjalanan Icomex menjadi acuan harga global bukan perkara cepat. Butuh likuiditas, regulasi yang mendukung, dan kepercayaan pelaku pasar. Selama tiga syarat itu belum terpenuhi, Icomex masih berjuang di jalur pembuktian.

Terkini