Kapolri Dorong Padepokan Tjimande di Setiap Kabupaten Banten

Jumat, 18 September 2026 | 17:41:00 WIB

BERITASELA.ID — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong pendirian padepokan pencak silat Tjimande di setiap kabupaten di Banten. Padepokan itu diarahkan menjadi pusat pembinaan generasi muda sekaligus penopang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dorongan itu disampaikan saat peresmian Balai Latihan Seni Silat dan Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia di Serang.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai padepokan Tjimande punya peran ganda. Selain tempat latihan bela diri, ia menyebut padepokan bisa menjadi ruang pendidikan karakter dan pelestarian budaya.

Fungsi lain yang ia soroti adalah kegiatan sosial dan keagamaan. Menurutnya, ruang-ruang itu penting untuk menahan generasi muda dari pengaruh negatif di lingkungan mereka.

Peresmian Balai Latihan dan Milad Ke-3 PTBI

Dorongan itu disampaikan Sigit dalam acara Peresmian Balai Latihan Seni Silat dan Milad ke-3 Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia. Acara berlangsung di Serang, Banten.

Ia menegaskan pembinaan pencak silat perlu diarahkan pada pembentukan sikap disiplin. Nilai lain yang ia tekankan adalah pengendalian diri, persaudaraan, dan tanggung jawab.

"Ke depan, masing-masing kabupaten agar didirikan padepokan supaya Tjimande terus berkembang dan menghasilkan para pendekar yang memiliki kemampuan bela diri, melindungi yang lemah, serta bekerja sama dengan Polri untuk membantu menjaga kamtibmas," ujar Sigit dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

Pesan untuk Guru dan Senior Perguruan

Kapolri meminta para guru dan senior di perguruan silat memberi keteladanan kepada anggota muda. Pembinaan dinilai perlu dikembangkan lewat pendidikan, pelatihan, kompetisi, pertunjukan seni, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Ia juga menyoroti makna seorang jawara. Menurutnya, kekuatan bukan untuk mencari lawan, melainkan untuk menjaga diri dan melindungi masyarakat.

"Seorang jawara sejati bukanlah orang yang mencari lawan untuk menunjukkan kekuatan, melainkan pribadi yang mampu menjaga diri, melindungi masyarakat, menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," kata Sigit.

Sinergi Polri dan Perguruan Silat Jaga Kamtibmas

Sigit mengajak anggota Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) ikut menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing. Caranya dengan memelihara kerukunan, menghindari kekerasan, dan tidak mudah terprovokasi.

Polri menyatakan siap bersinergi dengan perguruan silat, ulama, jawara, dan masyarakat. Sinergi itu diarahkan untuk mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, tawuran, serta gangguan keamanan lain.

Dorongan pembentukan padepokan di tiap kabupaten di Banten menjadi bagian dari upaya itu. Belum ada keterangan resmi soal jadwal atau mekanisme pendirian padepokan di masing-masing daerah.

Terkini