JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meresmikan 14 sekolah hasil program revitalisasi di Kalimantan Selatan.
Peresmian berlangsung di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Program ini bertujuan menciptakan ruang belajar nyaman demi memacu motivasi peserta didik.
Mu’ti menyatakan, “Sekolah yang nyaman, ruang kelas yang nyaman diharapkan dapat menjadi lingkungan pendukung agar anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan memiliki motivasi yang lebih tinggi.”
Ia menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan merupakan prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berharap, melalui perbaikan sarana, suasana belajar dapat lebih efektif dan menyenangkan.
Selain perbaikan fisik sekolah, Mu’ti menambahkan digitalisasi pembelajaran menjadi fokus. Program digitalisasi itu diwujudkan lewat Papan Interaktif Digital (PID) yang membantu guru dan siswa berinteraksi lebih dinamis. Kebijakan ini diharapkan mendorong layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata di seluruh sekolah.
Program Revitalisasi Prioritas Pemerintah untuk Pendidikan Lebih Baik
Revitalisasi sekolah merupakan program unggulan pemerintah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Presiden Prabowo mengharapkan sekolah yang nyaman dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Dengan fasilitas memadai, proses pendidikan akan semakin optimal dan bermutu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, melaporkan capaian program revitalisasi tahun 2025. Revitalisasi mencakup 26 PAUD, 86 SD, 78 SMP, 29 SMA, 25 SMK, dan 6 SLB. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp232 miliar untuk peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan.
Galuh menekankan, “Program revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana sekolah, tetapi juga pada penguatan pembelajaran adaptif, inklusif, dan bermutu untuk semua peserta didik.” Dengan demikian, seluruh siswa dapat menerima layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
Optimalisasi Pemanfaatan Fasilitas Sekolah Hasil Revitalisasi
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengajak seluruh sekolah yang mendapat revitalisasi menjaga fasilitas yang ada. Pemeliharaan gedung dan sarana penting agar manfaatnya bertahan lama. “Kami mohon kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi agar gedungnya dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Mu’ti berharap fasilitas tersebut dapat dipergunakan secara optimal dalam mendukung proses belajar mengajar. Pemanfaatan yang baik akan menjamin kualitas pendidikan yang lebih bermutu bagi semua peserta didik. Sekolah diharapkan dapat menjadi lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa revitalisasi bukan hanya soal fisik, tapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mengelola hasil pembangunan. Dengan komitmen tersebut, fasilitas sekolah dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
Dukungan Infrastruktur Lengkap di SMAS Al-Islami Nurul Ma’ad
Salah satu sekolah yang menerima bantuan revitalisasi adalah SMAS Al-Islami Nurul Ma’ad di Banjarbaru. Guru Astriani menjelaskan bahwa sekolah mendapat tambahan lima ruangan baru.
Ruangan tersebut meliputi laboratorium IPA, laboratorium komputer, Unit Kesehatan Sekolah, ruang Bimbingan Konseling, dan toilet yang lebih memadai.
Astriani menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima sekolahnya. “Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kemendikdasmen sudah memberikan kami kesempatan untuk bisa mendapatkan bantuan yang luar biasa ini,” ujarnya. Ia berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar siswa mampu bersaing di masa depan.
Penambahan fasilitas tersebut diharapkan mendukung pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan. Laboratorium yang lengkap, ruang BK yang nyaman, dan fasilitas kebersihan yang baik akan membuat siswa lebih fokus dan termotivasi dalam belajar.
Harapan Pemerintah untuk Pendidikan Berkualitas dan Merata
Program revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan investasi yang masif, pemerintah ingin memastikan setiap peserta didik mendapat layanan pendidikan bermutu. Lingkungan belajar yang nyaman dan modern menjadi salah satu kunci keberhasilan program ini.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti optimis bahwa perbaikan sarana dan digitalisasi pembelajaran dapat mendorong kemajuan pendidikan. Peserta didik diharapkan dapat lebih bersemangat dan siap bersaing secara nasional maupun global. Pendidikan berkualitas adalah fondasi penting untuk masa depan bangsa yang lebih cerah.
Dengan program ini, Kalimantan Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius dalam pembangunan pendidikan. Harapan besar ditumpukan agar hasil revitalisasi ini bisa menjadi contoh sukses dan meningkatkan kesejahteraan generasi muda secara luas.