Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan Sembako Pasca Banjir Bekasi

Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan Sembako Pasca Banjir Bekasi
Kapolda Metro Jaya Berikan Bantuan Sembako Pasca Banjir Bekasi

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberikan perhatian khusus kepada warga Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. 

Pasca banjir yang melanda, Kapolda langsung terjun ke lokasi untuk memberikan bantuan sembako. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak bencana alam.

Irjen Asep menyampaikan bahwa kedatangan dirinya ke lokasi bencana adalah untuk memastikan bahwa masyarakat tetap merasakan kehadiran negara, terutama di saat-saat sulit seperti pascabanjir. 

"Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga," ujarnya.

Kepedulian Polri Terhadap Warga Terdampak Banjir

Bantuan sembako yang diberikan oleh Kapolda Metro Jaya dilakukan dengan pendekatan langsung dan humanis. Irjen Asep menyusuri pemukiman warga dan memberikan paket sembako kepada masyarakat yang ditemui sepanjang perjalanan. 

Tindakan ini menunjukkan kepedulian Polri yang tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga turut serta dalam kegiatan sosial di tengah bencana.

Dalam upayanya untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan, Kapolda juga berkeliling di berbagai titik di wilayah Muara Gembong. 

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi area yang paling membutuhkan perhatian, serta untuk memperlihatkan kehadiran Polri yang selalu siap membantu warga di tengah-tengah kesulitan mereka.

Peninjauan Tambak Udang sebagai Bagian dari Ketahanan Pangan

Selain memberikan sembako, Irjen Asep juga meninjau kawasan tambak udang di Muara Gembong yang menjadi bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya. 

Peninjauan ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah tersebut tetap terjaga meskipun sempat terimbas banjir yang mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Menurut Kapolda, meski kondisi banjir mempengaruhi aktivitas warga, termasuk sektor perikanan, para pengelola tambak bersama pekerja telah melakukan berbagai langkah antisipasi. 

Salah satunya adalah pemasangan jaring pembatas di tambak agar ikan dan udang tidak lepas dan rusak. Langkah-langkah ini dinilai sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan.

Dukung Ketahanan Pangan Lewat Hasil Panen Tambak

Hasil dari tambak udang tersebut nantinya akan didistribusikan sebagai bagian dari program ketahanan pangan Polda Metro Jaya. 

Pasokan ini akan mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda yang bertugas untuk menyediakan pangan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat. Program ini menjadi sangat relevan mengingat situasi pascabencana yang menyebabkan gangguan pada sektor pangan lokal.

Kegiatan sosial ini juga menunjukkan bagaimana Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas penegakan hukum, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. 

Keberlanjutan dari program ketahanan pangan ini diharapkan dapat mengurangi dampak bencana terhadap sektor ekonomi dan menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index