SEMBAKO

Harga Sembako Jawa Timur Pasca Lebaran Turun Naik Stabil

Harga Sembako Jawa Timur Pasca Lebaran Turun Naik Stabil
Harga Sembako Jawa Timur Pasca Lebaran Turun Naik Stabil

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok pasca-Lebaran menjadi perhatian utama masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga. 

Setelah sempat mengalami lonjakan akibat tingginya permintaan menjelang hari raya, kini tren harga di sejumlah daerah mulai mengalami penyesuaian. 

Di Jawa Timur, perubahan tersebut terlihat cukup beragam, dengan beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara lainnya masih menunjukkan kenaikan.

Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang mulai kembali normal setelah periode konsumsi tinggi. Namun, fluktuasi harga tetap menjadi hal yang perlu dicermati oleh masyarakat agar dapat mengatur belanja secara bijak di tengah ketidakpastian harga bahan pokok.

Pergerakan Harga Sembako Mulai Stabil Usai Lebaran

Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur mulai menunjukkan pergerakan usai momen Lebaran 2026. Setelah sebelumnya cenderung merangkak naik menjelang hari raya akibat lonjakan permintaan, kini sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga, meski sebagian lainnya masih bertahan naik.

Pada hari ini, bawang putih, cabai besar, cabai keriting, ayam, gula putih MinyaKita turun, sedangkan elpiji 3 kg, daging sapi, telur ayam ras, minyak goreng premium naik.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai.

Daftar Harga Sembako Terbaru Di Jawa Timur

Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Rabu 25 Maret 2026:

  1. Beras Premium: Rp 14.779/kg
  2. Beras Medium: Rp 12.753/kg
  3. Gula kristal putih: Rp 16.979/kg
  4. Minyak goreng curah: Rp 19.063/kg
  5. Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.817/liter
  6. Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.465/liter
  7. Minyak goreng Minyakita: Rp 15.957/liter
  8. Daging sapi paha belakang: Rp 126.307/kg
  9. Daging ayam ras: Rp 41.739/kg
  10. Daging ayam kampung: Rp 68.166/kg
  11. Telur ayam ras: Rp 29.846/kg
  12. Telur ayam kampung: Rp 45.059/kg
  13. Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.786 (370 gr/kl)
  14. Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.833 (370 gr/kl)
  15. Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.785 (400 gr/dos)
  16. Susu bubuk merek Indomilk: Rp 39.312 (400 gr/dos)
  17. Garam bata: Rp 1.684
  18. Garam halus: Rp 9.278/kg
  19. Cabai merah keriting: Rp 36.504/kg
  20. Cabai merah besar: Rp 41.270/kg
  21. Cabai rawit merah: Rp 75.827/kg
  22. Bawang merah: Rp 35.351/kg
  23. Bawang putih: Rp 31.196/kg
  24. Gas elpiji: Rp 20.203

Komoditas Yang Mengalami Penurunan Harga

Harga sembako di Jawa Timur hari ini, bawang putih turun Rp 5 atau 0,02% persen, bawang merah turun Rp 1.361 atau 3,71 persen, cabai besar turun Rp 1.527 atau 3,57 persen, cabai rawit turun Rp 7.754 atau 9,28 persen, cabai keriting turun Rp 2.413 atau 6,20 persen, daging ayam kampung turun Rp 3.583 atau 4,99 persen, daging ayam ras turun Rp 364 atau 0,86 persen, minyak goreng curah turun Rp 411 atau 2,11 persen, Minyakita turun Rp 175 atau 1,08 persen, telur ayam kampung turun Rp 1.476 atau 3,17 persen, gula kristal putih turun Rp 76 atau 0,44 persen.

Penurunan ini menunjukkan bahwa tekanan permintaan mulai mereda setelah periode Lebaran, sehingga harga berangsur turun di beberapa komoditas utama.

Sejumlah Komoditas Masih Mengalami Kenaikan Harga

Sementara itu, gas elpiji 3 kg naik Rp 357 atau 1,80 persen, daging sapi naik Rp 336 atau 0,27 persen, telur ayam ras naik Rp 44 atau 0,15 persen. Minyak goreng premium naik Rp 266 atau 1,29 persen.

Kenaikan pada beberapa komoditas ini menunjukkan bahwa proses normalisasi harga tidak terjadi secara merata. Faktor distribusi, pasokan, serta permintaan yang masih tinggi menjadi penyebab utama perbedaan tren tersebut.

Secara keseluruhan, kondisi harga sembako di Jawa Timur pasca-Lebaran menunjukkan tren yang mulai stabil meskipun masih terdapat fluktuasi pada sejumlah komoditas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan harga secara berkala agar dapat mengatur pengeluaran dengan lebih efektif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index