Sebuah fork proyek komunitas bernama BC250 FSR4 4.0.0-rc9 mengubah FSR 4 menjadi file Windows x64 DLL yang bisa langsung dipakai. Pengguna cukup menaruh file tunggal itu ke dalam game yang mendukung FSR secara native, atau memadukannya dengan proyek OptiScaler yang memang khusus mengatur berbagai teknologi upscaler.
Pengujian dilakukan di lingkungan Linux, memakai hanya bagian upscaling dari FSR 4. Hasilnya, beban kerja GPU untuk rendering 3D turun signifikan tanpa mengorbankan kualitas gambar. Performa terbaik muncul di resolusi 2560x1440 dengan input "Quality" 1706x960.
Dari Server Mining Asrock ke Rak Pasar Barang Bekas
AMD BC-250 pertama muncul pada 2022 sebagai bagian dari server Asrock yang dirancang untuk menambang kripto. Ketika demam mining mereda, kartu-kartu ini membanjiri eBay dan pasar barang bekas lain dengan harga jauh lebih murah dibanding GPU anyar yang berfokus pada AI.
Silikon BC-250 diturunkan dari versi terpotong GPU yang dipakai Sony untuk PlayStation 5. Nama kodenya Oberon, berbasis arsitektur RDNA 2, teknologi yang sama dengan seri Radeon RX 6000 milik AMD. Secara sederhana, prosesor ini masih tergolong bertenaga menurut standar sekarang.
Membuka 40 Compute Unit yang Terkunci
Para modder dan pengembang sudah lama berusaha memanfaatkan kemampuan arsitektural BC-250 untuk tugas gaming. Komunitas akhirnya berhasil mengakses seluruh 40 compute unit (CU) RDNA 2 yang tersedia, padahal konfigurasi standar hanya mengaktifkan 24 CU secara default.
Sebelumnya, pengembang sudah memperlihatkan bagaimana GPU bekas tambang ini bisa menjalankan FidelityFX Super Resolution (FSR) versi terbaru beserta teknologi frame generation. Kini giliran kemampuan upscaling BC-250 yang benar-benar diuji.
Windows dan Frame Generation Belum Diuji
Pengembang menyatakan pengujian BC-250 FSR4 DLL baru dilakukan di Linux, dan hanya memakai bagian upscaling dari FSR 4. Dukungan Windows serta fitur frame generation FSR belum diuji sama sekali.
Terlepas dari keterbatasan itu, alat baru ini memperlihatkan seberapa jauh sebagian programmer dan penggemar open-source bersedia melangkah. Mereka rela membongkar perangkat keras yang sejak awal dirancang untuk tugas yang sama sekali tidak berhubungan dengan gaming.