Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak di Toba, Pengemudi Mobil Buron

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak di Toba, Pengemudi Mobil Buron
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak di Toba, Pengemudi Mobil Buron

BERITASELA.ID — Dua mahasiswi berboncengan sepeda motor tewas dalam kecelakaan beruntun di Desa Gasaribu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis (17/9) malam. Polisi menyatakan kedua korban ditabrak dua mobil berbeda, dan satu pengemudi melarikan diri. Ruth Aprina Bintang (18) dan Lia Franika Sitorus (26) meninggal di lokasi dan di rumah sakit terdekat.

Kasat Lantas Polres Toba, Iptu Elon Sitinjak, membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, dan memburu pengemudi mobil yang kabur.

Sepeda motor Honda Beat berpelat BK 5742 AMD yang dikendarai kedua mahasiswi melaju dari arah Medan menuju Tarutung. Di tengah perjalanan, kendaraan itu diduga bersenggolan dengan sebuah mobil hingga keduanya terpental.

Kronologi: Bersenggolan, Terpental, Lalu Ditabrak Mobil Kedua

Setelah terpental dari sepeda motor, Ruth dan Lia jatuh ke badan jalan. Sebuah mobil yang berada di belakang mereka kemudian menabrak keduanya.

Ruth terseret sejauh 100 meter akibat benturan itu. Ia mengalami luka robek di kepala dan patah kedua tangan, lalu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Lia Franika juga mengalami luka robek di kepala. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

"Benar ada tabrak lari antara mobil dengan sepeda motor, dua korban meninggal dunia," kata Elon dalam keterangannya, Sabtu (19/9).

Dua Mobil, Satu Pengemudi Kabur Meninggalkan Lokasi

Identitas mobil pertama maupun pengemudinya belum diketahui hingga kini. Begitu pula mobil kedua yang menabrak kedua korban saat sudah terjatuh.

"Ditabrak oleh mobil (lain) yang identitas kendaraan dan pengemudinya tidak diketahui. Setelah kejadian, meninggalkan lokasi," ujar Elon.

Polisi masih mengidentifikasi kedua kendaraan tersebut. Pengejaran terhadap para pengemudi yang melarikan diri terus dilakukan.

"Kami masih mengidentifikasi dan memburu pengemudi mobil yang melarikan diri usai terlibat kecelakaan," pungkas Elon.

Barang Bukti dan Saksi Jadi Kunci Pengejaran

Olah TKP sudah dilakukan di lokasi kejadian di Desa Gasaribu. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang melihat peristiwa itu.

Kedua korban diketahui berstatus mahasiswi. Jenazah keduanya telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi soal perkembangan pengejaran kedua pengemudi mobil tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index