Pijat Limfatik Jadi Solusi Atasi Wajah Bengkak dan Perut Begah

Pijat Limfatik Jadi Solusi Atasi Wajah Bengkak dan Perut Begah
Ilustrasi Pijat Limfatik.

JAKARTA - Pijat limfatik kini menjadi solusi populer untuk mengatasi keluhan wajah bengkak atau perut begah akibat penumpukan cairan tubuh. Berbeda dengan pijat relaksasi biasa, metode ini menggunakan teknik khusus yang secara spesifik menargetkan kelancaran sistem cairan.

Founder EVERBODY, Ria Alexandra Putri mengungkap, perawatan tersebut tidak sekadar memberikan efek relaksasi sesaat. Perawatan ini berfokus penuh pada kesehatan sistem peredaran cairan di dalam tubuh manusia.

Sistem peredaran di dalam tubuh memiliki mekanisme yang berbeda-beda. Ria memaparkan perbedaan mendasar antara sirkulasi darah dan peredaran cairan limfatik.

“Kalau blood circulation itu dipompa jantung untuk beredar ke seluruh tubuh. Sementara itu, limfatik berfokus pada cairan yang ada di dalam tubuh,” jelasnya dalam acara Grand Opening EVER House Darmawangsa di Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

Berbeda dengan darah, sistem limfatik tidak memiliki mekanisme pemompaan otomatis.

“Sistem limfatik dalam tubuh itu enggak punya pompa, maka dia mengandalkan pergerakan, aktivitas, dan otot dalam tubuh untuk melancarkannya,” tambah Ria.

Oleh karena itu, jika seseorang kurang bergerak, cairan tubuh bisa menumpuk. Pijat limfatik membantu melancarkan cairan yang mengendap sehingga tubuh terasa lebih ringan.

“Kalau kamu pernah merasa bloated, bangun tidur muka terasa puffy, itu biasanya terjadi karena sistem cairan dalam tubuh kami ada yang mampet. Di sinilah fungsi pijat limfatik untuk melancarkannya,” tuturnya.

Meskipun sama-sama menggunakan sentuhan tangan, pijat limfatik bertolak belakang dengan full body massage pada umumnya.

“Full body massage biasanya lebih fokus pada tekanan yang kencang supaya lebih berasa, tapi kalau di pijat limfatik gerakannya harus gentle, directional, dan berbasis teknik,” tegas Ria.

Teknik usapan dalam terapi limfatik sangat terarah dan tidak bisa asal memijat area tertentu. Pijat limfatik dibagi ke beberapa titik tubuh untuk mengarahkan cairan ke titik buang. Ria memperingatkan bahaya teknik pijatan yang salah sasaran.

“Arah pijatannya tidak boleh bolak-balik, karena kami harus mengarahkan cairannya ke titik buang. Jadi jangan sembarangan pijat limfatik, karena itu bisa membuat cairannya tersumbat,” ujar Ria.

Karena tujuannya membuang penumpukan cairan, pasien akan merasakan reaksi alami tubuh setelah sesi perawatan selesai.

“Efek setelah pijat limfatik biasanya lebih sering buang air kecil atau besar, lalu terkadang sangat berkeringat. Hal ini wajar karena tubuh dalam proses detoks,” kata Ria.

Guna memfasilitasi kebutuhan terapi yang aman, EVER meresmikan EVER House Darmawangsa sebagai destinasi self-care di Jakarta Selatan. Tempat ini memadukan unsur kecantikan, kebugaran, dan gaya hidup modern.

Layanan pijat limfatik hadir dalam berbagai variasi, mulai dari terapi pembentukan siluet tubuh (sculpting), pijat aman ibu hamil, hingga pemulihan pasca operasi.

“Kami ingin menghadirkan EVER House Darmawangsa sebagai ruang di mana self-care benar-benar dapat dinikmati secara personal, dengan expertise dan inovasi yang telah kami kembangkan sejak EVER berdiri pada 2014,” ujar Yuli Nyoto, Founder EVER.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index