JAKARTA - PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (SMBC Indonesia) memperluas layanan transaksi valuta asing (valas) melalui aplikasi Jenius dengan menghadirkan tiga opsi mata uang asing baru.
Langkah ekspansi ini dijalankan seiring dengan melonjaknya kebutuhan para pengguna terhadap kemudahan transaksi keuangan antarnegara.
Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi mengungkapkan bahwa sejauh ini tiga mata uang asing yang paling banyak ditransaksikan oleh pengguna Jenius meliputi dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dan yen Jepang.
"Pada 2026, Jenius menambah tiga pilihan mata uang asing baru, yakni lira Turki, Swiss franc, dan riyal Saudi," ujarnya keterangan tertulis, Kamis (17/9/2026).
Saat ini, Jenius menyediakan akses layanan transaksi mata uang asing secara nonstop selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan langsung melalui aplikasi Jenius.
Fasilitas tersebut dirancang untuk mencakup beragam kebutuhan pengguna, mulai dari aktivitas menabung, menukar mata uang, hingga proses mengirim dan menerima dana valas.
Dengan deretan opsi baru tersebut, ketersediaan pilihan valas di Jenius kian beragam guna menopang kelancaran transaksi internasional para penggunanya.
Jenius turut mencatat rute pengiriman mata uang asing dengan jarak terjauh dari Indonesia menuju Brasilia di Brasil, serta Carolina Selatan di Amerika Serikat, yang mencapai rentang jarak melebihi 26.000 kilometer.
Maraknya aktivitas transaksi lintas negara ini juga terlihat dari tingkat penggunaan kartu debit maupun kartu kredit Jenius.
Irwan menyampaikan bahwa instrumen kartu tersebut telah dimanfaatkan untuk transaksi online, offline, serta penarikan dana tunai di 188 negara.
Selain memperlebar cakupan transaksi valas, Jenius turut mengembangkan fitur teranyar yang memadukan aktivitas transaksi harian dengan kebiasaan menabung pengguna.
Lewat fitur Bayar & Nabung di Cash Cow, pengguna dapat menyisihkan tabungan sembari melakukan transaksi harian. Jenius mencatat terdapat pengguna yang merampungkan aktivitas transaksi sekaligus menabung melalui fitur ini hingga 210 kali dalam kurun satu bulan.
Sementara pada program loyalitas, Jenius mencatat seorang pengguna berhasil menghimpun Yay Points yang jika dikonversikan ke KrisFlyer Miles setara dengan 12 tiket Business Class pulang-pergi rute Jakarta-Tokyo.
Irwan menegaskan bahwa ke depannya Jenius siap terus mematangkan layanan lewat langkah kokreasi dan kolaborasi guna menyajikan solusi finansial yang relevan bagi masyarakat digital savvy di Indonesia.
Langkah perluasan layanan digital dan transaksi internasional ini berjalan beriringan dengan performa positif konsolidasi SMBC Indonesia hingga semester I/2026.
Perseroan berhasil mengantongi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp1,4 triliun, atau tumbuh 40,3 persen secara tahunan.
Capaian pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penyaluran kredit konsolidasi yang menembus angka Rp185,3 triliun hingga akhir Juni 2026.
Melihat dari lini segmen, penyaluran kredit korporasi dan komersial mengalami kenaikan 12,8 persen secara tahunan, sedangkan pembiayaan segmen digital savvy via Jenius di luar Digital Micro terkerek naik 9,9 persen.
Pertumbuhan kinerja ini juga disumbang oleh pembiayaan PT Bank BTPN Syariah Tbk. yang naik 8,7 persen, serta pembiayaan dari Grup OTO yang menguat 5,8 persen.